Emas Dunia Mengalami Gain 0,7% Minggu Ini, Emas Antam Turun ke Rp666.000 per gram

367

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau beranjak naik lebih tinggi pada perdagangan akhir pekan hari Jumat (14/9), oleh data indeks harga konsumen AS yang lebih lemah dari perkiraan yang meredupkan prediksi pengetatan kebijakan yang lebih cepat oleh Federal Reserve.

Spot emas naik 0,3 persen ke level $1,205.00 per ons pada Jumat siang WIB. Bullion mencapai posisi tertingginya sejak 28 Agustus di $1,212.65 pada Kamis kemarin sebelum berbalik arah dan menutup 0,4 persen lebih rendah. Harga emas telah gain 0,7 persen di minggu ini. Emas berjangka AS sebagian besar stabil pada $1,208.50 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang WIB ini turun ke level 95,49 dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,54.

Indeks harga konsumen Agustus AS dirilis naik di bawah perkiraan karena kenaikan harga bensin dan sewa diimbangi oleh penurunan biaya perawatan kesehatan dan pakaian, dan tekanan inflasi juga tampak melambat.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia masih terus bertahan di sekitar rentang konsolidasinya selama 2 minggu terakhir serta secara umum masih belum lepas dari downtrend-nya sejak awal April lalu, sedangkan dollar sedang terkoreksi terbatas di pasar Asia. Harga emas, kalau terus tertekan, akan menuju level support di $1.159,79 dan $1.131,49. Sedangkan, bila terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.213,86 dan level $1.220,69.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau turun Rp4.000 ke level harga Rp666.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Kamis kemarin di Rp670.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here