Italia dan Brexit Merahkan Bursa Eropa Akhir Pekan

618

(Vibiznews – Index)- Perdagangan saham akhir pekan hari Jumat (28/09) di kawasan Eropa sedang lesu sehingga indeks mayoritas banyak yang masuk zona merah oleh sentimen pasar memantau gejolak politik yang terjadi di Eropa dan luar negeri. Saham-saham Eropa banyak alami profit taking setelah perdagangan sebelumnya mencetak penguatan.

Dari kawasan Euro sendiri, pemerintah Italia mengumumkan defisit anggaran lebih tinggi dari yang diperkirakan 2,4 persen dari PDB untuk tiga tahun ke depan pada hari Kamis.
Indeks Stoxx 600 pan-Eropa dibuka turun 0,25 persen dengan banyak sektor di wilayah itu tergelincir ke wilayah negatif.

Selain dari permasalahan Italia, Brexit terus menjadi fokus sebagai batas waktu untuk ketika Inggris akan meninggalkan Uni Eropa semakin dekat. Perdana Menteri Inggris Theresa May belum memiliki kesepakatan dengan Uni Eropa, dengan pembicaraan penting diharapkan akan berlangsung selama dua bulan ke depan. Banyak pihak yang meminta pemerintah batalkan proposal Brexit.

Terpantau indeks bursa saham Inggris, indeks FTSE  turun 15 poin atau 0,20% ke posisi 7529.99. Demikian juga dengan indeks bursa saham Perancis CAC  turun 20.37 poin atau 0.37% pada posisi 5520.04. Sedangkan indeks bursa saham Jerman yaitu DAX turun 81.15 poin  atau 0,65% pada posisi 12354.44.

Melihat pergerakan saham-saham  secara umum, saham perbankan menjadi top loosers seperti  saham  Unicredit, Banco BPM dan Intesa Sanpaolo semuanya turun lebih dari 4 persen di awal perdagangan. Sebaliknya saham sektor komoditas seperti energi dan sumber daya dasar menambah keuntungan kecil, karena harga logam dan minyak naik tipis.

Sebagai info, perdagangan saham Eropa kemarin ditutup lebih tinggi dengan Indeks Eropa Stoxx 600 Eropa naik 0,4 persen, DAX Jerman naik 0,4 persen, indeks CAC 40 Prancis dan Inggris Raya keduanya naik setengah persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here