Harga Kopi Naik Ke tertinggi Dua Minggu, Soft Commodities Lainnya Mixed

233

(Vibiznews – Commodity) – Pada akhir minggu harga kopi naik ke tertinggi dua minggu, sedangkan harga gula juga naik karena cuaca kering di Eropa dan sekitarnya, sedangkan kakao produksi sangat tinggi sehingga harganya turun.

Harga kopi Desember naik $3.15 menjadi $102.45 per pound. Harga kopi sempat menyentuh harga tertinggi 2 minggu.
Para trader di kopi berjangka mengambil keuntungan dengan pergerakan harga yang kecil, ketika harga naik sebelum harga kembali turun lagi. Permintaan masih sedikit sekalipun harga masih rendah, pembelian terjadi karena menutup posisi jual.

Di gudang –gudang ICE persediaan masih banyak, dan trendnya masih akan demikian karena permintaan cash sedikit. Produksi di Brazil dan Vietnam diperkirakan besar ditambah dengan kurs di negara-negara emerging melemah sehingga tekanan penjualan masih terus berlangsung. Persediaan sebesar 2.372 juta kantong. Persediaan kopi di Eropa naik 2.3% atau 16.111 ton menjadi 705,483 ton dari 689,372 ton di bulan Agustus.

Cuaca kering dan panas masih berlangsung sampai beberapa minggu di Brazil, namun pada akhir minggu Jumat sampai Minggu akan turun hujan. Columbia, Amerika Tengah, dan Mexico Selatan hujan demikian juga Vietnam turun hujan.
Analisa tehnikal support pertama di $97.00 dan berikut ke $95.00 sedangkan resistant pertama di $100.00 dan berikut ke $103.00.

Harga gula Maret naik 29 sen menjadi $11.20 per pound.
Harga gula pada minggu ini mengalami penurunan pada penutupan kontrak lama baik di New York maupun London.
Menurut perkiraan cuaca kering di EU dan Rusia namun kondisi baik di Ukraina, sedangkan di India dan Thailand cuaca baik. Cuaca kering di Uni Eropa, Rusia dan Laut Hitam merusak tanaman beet sehingga produksi berkurang.
Analisa tehnikal pada gula support pertama $10.50 dan berikut ke $10.20 sedangkan resistant pertama di $11.40 dan berikut ke $11.60.

Harga kakao Desember turun $57 menjadi $2,057 per ton.
Harga kakao turun karena panen sangat besar sedangkan permintaan tidak terlalu kuat akibatnya persediaan besar.
Di Afrika Barat karena cuaca lembab membuat adanya Black Pod Disease, yang bisa menyebar, akibatnya panen yang akan berlangsung di Afrika Barat tidak akan terlihat meningkat sampai beberapa bulan ini. Hujan berlangsung tidak merata dan diperkirakan akan badai, curah hujan tinggi.Suhu dibawah normal.

Di Ivory Coast produksi tinggi, di Ghana dan Nigeria diperkirakan produksinya juga tinggi. Cuaca yang baik dan mendukung terjadi di Afrika Timur dan Asia. Persediaan menurut ICE tinggi sebear 4.199 juta kantong.
Analisa tehnikal support pertama di $2,110 dan berikut ke $2,100 sedangkan resistant pertama di $2,160 dan berikut ke $2,190.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here