Emas Dunia Mendatar di Asia, Emas Antam Naik ke Rp673.000 per gram

92

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau mendatar saja pada perdagangan Rabu siang (9/10) WIB, sempat menguat terbatas karena yields Treasury AS jangka panjang yang turun dari level tertinggi multi-tahunnya sehingga menekan dolar AS saat ini.

Spot emas mendatar saja pada $1,188.94 per ounce pada Rabu siang WIB. Pada Selasa semalam, sempat menyentuh level terendah lebih dari satu minggunya pada $1,183.04. Emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi $1,194.50 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, menjelang tengah hari WIB ini melemah ke level 95,59 dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,68.

Saham-saham di bursa pasar utama dunia terpantau melemah pada Selasa, akibat penurunan harga di sektor material yang mengimbangi kenaikan saham energi.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia secara  umum masih saja belum bisa lepas dari rentang konsolidasinya selama hampir dua bulan terakhir setelah sebelumnya terseret dalam downtrend dari awal April lalu, sedangkan dollar tampak terkoreksi dari level tujuh minggu tertingginya. Harga emas, kalau terus tertekan, akan menuju level support di $1.180,32 dan $1.159,79. Sedangkan, bila terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.213,86 dan level $1.220,69.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau naik Rp2.000 ke level harga Rp673.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Selasa kemarin di Rp671.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here