Emas Tergelincir Dengan Kuatnya Dolar AS & Reboundnya Saham AS

165

(Vibiznews-Commodity) Metal kuning menarik perhatian dengan saham dunia menyentuh kerendahan selama delapan minggu pada sesi sebelumnya, tetapi metal berharga ini terseret turun kembali karena saham mengalami “rebound” pada hari Rabu kemarin.

Analis ETF Securities Nitesh Shah mengatakan,”Emas telah cukup tangguh menghadapi naiknya imbal hasil obligasi pada beberapa minggu yang lalu. Tetapi, sekarang kelihatannya mulai mengalami tekanan karena naiknya imbal hasil dan juga kuatnya dolar AS.”

Naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS bisa membebani emas, dengan mereka membuat “Treasuries” menarik bagi investor yang mencari “assets” yang memberikan penghasilan dibandingkan dengan emas yang tidak memberikan imbal hasil apa-apa, dan bahkan perlu biaya penyimpanan dan asuransi.

Emas telah jatuh sebanyak 13% sejak mencapai puncaknya pada bulan April, dengan para investor memilih dolar AS, karena meletusnya perang dagang AS dengan Cina dan naiknya tingkat bunga AS.

Sabrin Chowdhury, analis komoditi pada Fitch Solutions, mengatakan,”Harga emas akan mengalami perjuangan untuk rebound selama sisa tahun 2018. Pertumbuhan ekonomi AS yang kuat, normalisasi kebijakan moneter oleh Federal Reserve yang bersamaan dan dolar yang kuat semuanya itu akan membatasi daya tarik untuk memegang emas sebagai investasi.”

Federal Reserve AS menaikkan tingkat bunga bulan yang lalu untuk ketiga kalinya pada tahun ini dan secara luas diperkirakan akan menaikkannya lagi pada bulan Desember, dengan tidak ada tanda-tanda kebijakan pengetatannya akan segera berakhir.

Emas berada pada rentang $34 selama 1 ½ bulan yang lalu, dengan “support” pada level yang lebih rendah karena keprihatinan atas pertumbuhan ekonomi di pasar “emerging” dan tekanan inflasi dari membumbungnya harga minyak. Support untuk emas berada pada $1,180- $1,183 kata Fawad Razaqzada, analis dari Forex.com, yang menambahkan jika level ini tertembus, metal berharga kuning ini bisa turun lebih jauh ke level “support” berikutnya di $1,160.

Harga emas menyentuh kerendahan selama 1 ½ tahun pada $1,159.96 selama pertengahan bulan Agustus. Resistan utama untuk emas tetap pada $1,205-$1,215.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here