Emas Bergerak Dalam Rentang Harga Yang Ketat Saat Pasar Menunggu Pemilihan Tengah Waktu AS

154

(Vibiznews-Commodity) Emas diperdagangkan pada rentang harga $5 yang sempit pada hari Senin kemarin dengan para investor menepi menjelang pemilihan pertengahan waktu AS, yang kemungkinan bisa menyalakan minat terhadap “bullion” sebagai suatu alat lindung nilai terhadap resiko jika hasilnya memicu volatilitas yang lebih luas di pasar keuangan.

Emas spot hanya sedikit berubah pada $1,231.93 per ons, sementara emas berjangka AS bergerak datar pada $1,233.50 per ons.

Analis Saxo Bank Ole Hansen berkata,”Pasar sedang menganut pendekatan wait & see. Kita hanya tinggal sehari lagi dari pemilihan pertengahan waktu AS, hasilnya bisa mempengaruhi baik matauang maupun beberapa kelas asset, jadi kami sedang berpegang pada yang relatif stabil.”

Pendapat dari polling menunjukkan kuat kemungkinannya bahwa Partai Demokrat memenangkan control atas Dewan Perwakilan pada pemiihan saat ini setelah selama dua tahun tidak punya kuasa politik di Washington, dengan Republik kemungkinan menguasai Senat.

Saham-saham Eropa naik pada hari Senin kemarin dan dolar AS tenang setelah kenaikan terus menerus selama tiga minggu dengan para investor siap menunggu pemilihan, yang bisa memicu volatilitas di pasar global.

Vandana Bharti, assistant vice president dari riset komoditas di SMC Comtrade Ltd mengatakan,”Pemilihan pertengahan waktu bisa menstimulir pembelian safe-haven”.

“Jika emas berdiam diatas $1,240, maka target berikutnya untuk naik adalah $1,250-260.  Apabila turun, harga emas akan bertemu dengan support awal di $1225 dan selanjutnya $1215 serta $1210.”

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here