IHSG Selasa Fluktuatif dan Menguat Tipis ke 5923; Rupiah Kembali Perkasa di Rp14.800

125

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa sore ini (6/11) terpantau ditutup menguat tipis 0,06% atau 3,336 poin ke level 5.923,930 setelah dibuka naik ke level 5.942,322. IHSG bergerak fluktuatif, sempat di zona merah lalu di ujung sesi ditutup menguat terbatas, sementara bursa Asia agak mixed tapi umumnya berakhir positif sementara pasar menunggu hasil pemilihan Kongres AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau menguat tajam ke level Rp 14.800, sementara dolar AS agak flat di pasar Asia dan Eropa. Rupiah tampil perkasa dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.975.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG menguat 21,728 poin (0,37%) ke level 5.942,322. Indeks LQ45 naik 5,412 poin (0,57%) ke 950,121. Sampai ke istirahat siang, IHSG menguat tipis 0,971 poin (0,02%) ke level 5.921,565. Indeks LQ45 menguat tipis 0,439 poin (0,05%) ke 945,147.

IHSG kemudian bergerak fluktuatif dan sempat di zona merah, tetapi terakhirnya ditutup menguat tipis 0,06% atau 3,336 poin ke level 5.923,930.  Indeks LQ45 juga naik 0,273 poin (0,06%) ke level 944,981. Hari ini lima dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah pertambangan yang menanjak 1,07%, diikuti sektor property yang naik 0,96%.

Tercatat sebanyak 199 saham naik, 189 saham turun dan 121 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 427.795 kali transaksi sebanyak 7,76 miliar lembar saham senilai Rp 7,43 triliun.

Sementara itu, bursa regional hari ini ditutup mixed tetapi banyak yang positif, di antaranya Indeks Nikkei yang menguat 1,14% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,72%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Indika Energy (INDY) 6,44%, XL Axiata (EXCL) 6,19%, United Tractors (UNTR) 2,60%, dan Bank BNI (BBNI) 1,97%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini sempat terpengaruh ketidakjelasan sentimen bursa Asia yang agak mixed, menunggu hasil pemilihan Kongres  AS, tetapi aksi beli asing kembali mendorong ke area positif. Berikutnya IHSG kemungkinan akan berhadapan dengan koreksi di level resistance dan fluktuasi isyu perang dagang, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.982 dan 6.086. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.733, dan bila tembus ke level 5.623.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here