Outlook Penggerak Pasar Forex Minggu Ini

77

(Vibiznews-Forex) Dolar AS mengalami minggu yang bergejolak ditengah laporan pekerjaan, pergerakan saham, dan dengan kesepakatan perdagangan antara AS dan Cina nampaknya nyata. Pemilihan pertengah tahun Amerika Serikat menonjol ditengah-tengah minggu yang sibuk dan juga termasuk keputusan Fed dan beberapa angka yang dipuncak lainnya. Berikut ini adalah outlook penggerak pasar forex pada minggu ini sebagaimana yang dikeluarkan oleh forex crunch.

  1. Pemilihan Tengah Tahun AS: Selasa dan Rabu. Rakyat Amerika pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih 435 anggota Dewan dan 36 dari 100 senator. Pemilihan ini dilihat sebagai referendum terhadap Presiden Donald Trump. Polling pendapat saat ini memberikan kepada oposisi Demokrat kesempatan untuk mengambil alih Dewan sementara Republik diproyeksikan akan berhasil mempertahan suara di Senat. Pasar senang dengan pemotongan pajak dan deregulasi yang dilakukan Trump sementara tidak senang dengan tarif. Pemerintah yang terbelah dua berarti tidak ada peraturan yang signifikan yang bisa dikeluarkan dalam dua tahun yang akan datang. Jika Republik berhasil mempertahankan baik Senat maupun Dewan, dolar AS akan naik karena pemotongan pajak yang dilanjutkan akan bisa mendorong ekonomi dan memicu kenaikan tingkat bunga lebih lanjut. Selain itu Trump akan semakin berani untuk melanjutkan perang dagangnya dan “greenback” akan menikmati arus masuk “safe haven”. Sebaliknya kemenangan Demokrat di Dewan akan membebani dolar AS untuk alasan yang sebaliknya Diperkirakan akan terjadi volatilitas yang tinggi pada awal sesi Asia pada hari Rabu dinihari. Pada sesi Eropa semua akan menjadi jelas.
  2. Keputusan Fed: Jumat, 02:00. Federal Reserve mengumumkan keputusannya pada hari Jumat dinihari dan bukannya hari Rabu karena sedang ada pemilihan tengah tahun. Ini adalah keputusan mengenai tingkat bunga yang tidak ada konferensi persnya. Gubernur Fed Jerome Powell dan koleganya diperkirakan akan tetap mempertahankan tingkat bunga tidak berubah pada maximum 2.25% tetapi mempersiapkan diri untuk memberikan petunjuk bahwa mereka akan menaikkan tingkat bunga pada bulan Desember, kenaikan yang keempat pada tahun 2018. Rilis data GDP baru-baru ini memberikan data yang bagus, dan ukuran inflasi Core PCE Price Index, berada pada 2%, tepat pada target. President Trump telah menekan the Fed untuk memperlambat kenaikan tingkat bunga dengan jatuhnya pasar saham. Setiap perubahan atas outlook inflasi dan employment akan diperhatikan dengan seksama oleh pasar.
  3. GDP Inggris: Jumat,16:30. Inggris mempublikasikan data GDP nya secara basis bulanan. Namun publikasi ini tidak hanya untuk bulan September tapi juga untuk semua yang ada dikuartal Ekonomi Inggris bertumbuh 0.4% di kuartal kedua. Sebegitu jauh di kuartal ketiga ekonomi Inggris bertumbuh 0.4% di bulan Juli namun stagnan di bulan Agustus. Pada kuartal ketiga diperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi Inggris tetap sama 0.4%. Ketidakpastian mengenai masa depan membebani poundsterling.
  4. PPI AS: Jumat, 20:30. Producer Price Index berfungsi sebagai pemanasan terhadap Consumer Price Index pada minggu ini. Pada bulan September, PPI dan juga Core PPI naik 0.2% per bulan. PPI diprediksi untuk naik 0.3% daa PPI inti sebanyak 0.2%.
  5. Consumer Sentiment AS: Jumat, 22:00. Ukuran University of Michigan’s Consumer Sentiment lebih berarti daripada ukuran Conference Board, yang mencapai rekor ketinggiannya pada bulan-bulan belakangan ini. Angka final untuk bulan September muncul 98.6. Sekarang akan keluar angka pendahuluan untuk bulan November. 

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here