Berita Pemangkasan Produksi Russia Dan Arab Di Tahun 2019, Dorong Harga Minyak Dunia

149

(Vibiznews – Commodity) – Minyak rebound ke $ 73 per barel pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah sejak Agustus, didukung oleh berita dari surat kabar Russi yang melaporkan bahwa Rusia dan Arab Saudi sedang membahas pemangkasan produksi minyak pada 2019.

Minyak mentah Brent LCOc1, patokan global, naik $ 1,04 menjadi $ 73,17 per barel pada pukul 10:57 GMT. Kontrak mencapai harga $ 71,18 pada hari Selasa, terendah sejak 16 Agustus. Minyak mentah AS CLc1 naik 68 sen menjadi $ 62,89.

Sementara ekspor minyak Iran diperkirakan turun karena sanksi AS yang sudah berlaku sejak hari Senin, laporan dari OPEC dan peramal lainnya telah mengindikasikan bahwa pasar global bisa melihat surplus pasokan 2019 karena melambatnya permintaan.

Sebuah komite menteri dari beberapa anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, termasuk Rusia dan Arab Saudi, akan bertemu pada hari Minggu di Abu Dhabi untuk membahas pasar dan prospek untuk 2019.

Pasokan dari negara-negara seperti Arab Saudi telah meningkat tajam sejak Juni. Selain itu, setelah pembicaraan awal mengenai pemotongan pengiriman minyak Iran sampai ke level nol, Washington memberikan keringanan kepada delapan pelanggan, yang mengakibatkan kenaikan lebih banyak minyak Iran di pasar dari yang diharapkan.

Pada awal sesi pada hari Rabu, minyak diperdagangkan lebih rendah seiring meningkatnya persediaan AS dan keringanan atas sanksi yang memungkinkan Iran untuk tetap mengekspor minyak mentah memperkuat pandangan untuk adanya persediaan yang cukup.

American Petroleum Institute, sebuah kelompok industri, mengatakan pada hari Selasa bahwa persediaan minyak mentah AS naik 7,8 juta barel pekan lalu, lebih dari perkiraan analis. Laporan pasokan resmi pemerintah akan dirilis pada pukul 15:30 GMT.

Selasti Panjaitan/VBN/Coordinating Partner of Wealth Planning Services
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here