Dolar Tergelincir dengan Hasil Kongres, Harapan Stimulus Ekonomi Memudar

192

(Vibiznews – Forex) – Mata uang dolar AS terpantau tergelincir pada perdagangan Rabu malam WIB (7/11), dengan indeks dolar jatuh setengah persen terhadap rival mata uang utamanya dengan hasil perpecahan Kongres AS, yang meningkatkan perkiraan bahwa setiap kebijakan fiskal AS yang besar untuk mendorong perekonomian bakal terhambat untuk saat ini.

Greenback secara mengejutkan telah menjadi pemenang di pasar mata uang global tahun ini, ditopang stimulus fiskal Presiden Trump dan data ekonomi kuat yang telah memaksa Federal Reserve untuk memberikan sinyal kenaikan suku bunga.

Sejumlah pengamat pasar percaya hasil dari pemilihan paruh waktu Kongres AS, dengan Demokrat mengambil DPR dan Republik memegang kendali Senat, akan membuat kebijakan stimulus ekonomi AS lebih lanjut bertambah sulit. Kebijakan Trump mungkin juga bakal mendapat sorotan lebih besar, memicu ketidakpastian politik baru, demikian dikutip dari CNBC hari ini (7/11).

Terhadap sekeranjang mata uang pesaingnya, dolar AS merosot 0,5 persen ke level 95,80, level terendah dalam lebih dari dua minggunya. Yields utang Treasury AS 10-tahun terpantau turun empat basis poin pada 3,18 persen.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa dolar semakin terseok di hari ketiganya menjauhi level tertinggi 16 bulannya di 97.20. Setelah komposisi Kongres AS, maka isyu perang dagang dan ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed berikutnya nampaknya akan mewarnai pasar.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here