IHSG Rabu Fluktuatif dan Menguat di Hari yang Ke-7; Rupiah Melejit ke Rp14.500’an

188

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu sore ini (6/11) terpantau ditutup menguat tipis 0,27% atau 15,956 poin ke level 5.939,886 –di harinya yang ketujuh- setelah dibuka naik ke level 5.942,223. IHSG bergerak fluktuatif, sempat di zona merah lalu di ujung sesi ditutup menguat kembali, sedangkan bursa Asia ditutup mixed setelah hasil pemilihan Kongres AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau menguat tajam ke level Rp 14.575, dengan dolar AS tersuruk di pasar Asia dan Eropa. Rupiah tampil perkasa dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.800.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG menguat 18,28 poin (0,31%) ke level 5.942,223. Indeks LQ45 naik 5,412 poin (0,57%) ke 949,538. Sampai ke istirahat siang, IHSG bergerak turun -14,537 poin (0,25%) ke level 5.909,393. Indeks LQ45 melemah 4,090 poin (0,43%) ke 940,891.

IHSG kemudian bergerak fluktuatif dan sempat di zona merah, tetapi terakhirnya ditutup menguat tipis 0,27% atau 15,956 poin ke level 5.939,886.  Indeks LQ45 juga naik 2,938 poin (0,31%) ke level 947,919. Hari ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah konstruksi yang menanjak 1,90%, diikuti sektor aneka industri yang naik 1,48%.

Tercatat sebanyak 203 saham naik, 173 saham turun dan 120 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 370.735 kali transaksi sebanyak 9,32 miliar lembar saham senilai Rp 8,38 triliun.

Sementara itu, bursa regional hari ini ditutup mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang melemah 0,28% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,10%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Sentul City (BKSL) 10,20%, Waskita Karya (WSKT) 9,63%, PT PP (PTPP) 9,22%, dan Wijaya Karya (WIKA) 7,14%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini terpengaruh ketidakjelasan bursa Asia yang mixed setelah pemilihan Kongres  AS, serta ketatnya aksi ambil untung dan aksi beli asing yang kembali membawa ke area positif, selama tujuh hari berturut-turut. Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan berhadapan dengan koreksi di level resistance dan dukungan beli asing, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.982 dan 6.086. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.733, dan bila tembus ke level 5.623.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here