Murahnya Harga Gula Dunia Tidak Berlanjut Karena Real Brasil

124

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula  di pasar komoditas New York ICE rebound  di akhir sesi perdagangan hari  Rabu (07/11) yang ditutup pada Kamis pagi (08/11), naik dari posisi terendah dalam 20 hari perdagangan yang dipicu oleh pelemahan dolar AS dan juga kuatnya mata uang Real Brasil.

Bangkitnya harga gula juga menerima sentimen dari laporan  perusahaan konsultan jasa keuangan dunia INTL FCStone yang memperkirakan surplus gula global menurun di periode  2018/19 sebesar 1,0 juta ton.

Harga gula mentah akhir perdagangan bursa New York pada Kamis pagi (08/11) ditutup naik 0,05 sen  atau 0,4 persen pada 13,01 sen per lb. Namun harga gula putih Maret ditutup turun  40 sen atau 0,1 persen di $ 349,30 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga gula masih bertahan naik yang juga mendapat dukungan proyeksi pelemahan dollar AS.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here