Tumpahnya Pasokan Global Buat Harga Minyak Termurah dalam 8 Bulan

111

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah kembali anjlok pada akhir perdagangan hari Rabu dini hari tadi (08/11), yang melanjutkan penurunan baru-baru ini karena lonjakan produksi minyak mentah AS mencapai rekor dan persediaan domestik naik lebih dari yang diharapkan.

Pada awal perdagangan, harga sempat  meningkat setelah laporan bahwa Rusia dan Arab Saudi sedang membahas apakah akan mengurangi produksi minyak mentah tahun depan. Kemudian EIA AS melaporkan bahwa persediaan minyak mentah domestik naik 5,8 juta barel dalam minggu terakhir, lebih dari ekspektasi para analis.

Harga minyak mentah patokan global yaitu jenis Brent naik 28 sen atau 0,39% menjadi $ 71,97 per barel. Namun harga Minyak mentah West Texas Intermediate AS mengakhiri sesi Rabu turun 30 sen atau 0,48 persen di $ 61,57, yang merupakan harga penutupan terendahnya sejak pertengahan Maret.

EIA melaporkan produksi minyak mentah mencapai 11,6 juta barel per hari, merupakan rekor mingguan.  Sementara ekspor minyak Iran diperkirakan akan jatuh setelah sanksi AS mulai berlaku pada hari Senin kemarin menurut laporan dari OPEC, namun mengindikasikan pasar minyak global dapat mengalami surplus pada 2019 karena melambatnya permintaan.

Untuk perdagangan selanjutnya analis Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah bisa turun lagi secara fundamental, dan secara teknikal bisa naik kembali oleh aksi bargain hunting dan dolar yang melemah.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here