Indeks Utama AS Ada Dalam Kenaikan Mingguan Yang Solid Meskipun Wall Street Ditutup Anjlok

260

(Vibiznews – Index) – Saham AS ditutup anjlok pada hari Jumat karena kerugian lebih lanjut dalam harga minyak memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global, tetapi indeks utama masih berhasil bertahan dalam kenaikan mingguan yang solid.

Dow Jones Industrial Average turun 201,92 poin menjadi 25.989,30 karena kerugian di Caterpillar dan Goldman Sachs mengimbangi keuntungan dari Disney. S & P 500 turun 0,9 persen menjadi 2.781,01, dipimpin lebih rendah oleh saham dan teknologi konsumen. Nasdaq Composite tertinggal, turun 1,7 persen menjadi 7.406,90 karena saham Facebook, Amazon, Netflix dan Alphabet semuanya diperdagangkan lebih rendah.

Futures West Texas Intermediate turun 0,8 persen menjadi $ 60,19 per barel, setelah sempat menembus di bawah $ 60 untuk pertama kalinya sejak Maret.

Data yang mengecewakan dari China juga mengurangi sentimen di Wall Street. Asosiasi industri otomotif terkemuka di negara itu mengatakan penjualan di China turun 11,7 persen bulan lalu, menandai penurunan bulanan keempat berturut-turut. Shanghai Composite turun 1,4 persen semalam. Saham Caterpillar turun 3,4 persen di AS sementara saham General Motors turun 2,4 persen.

Data ekonomi China yang lemah datang karena AS dan China terlibat dalam percekcokan perdagangan yang telah berlangsung hampir sepanjang tahun. Kedua negara itu telah mengenakan tarif milyaran dolar dari barang satu sama lain saat AS mencari kesepakatan perdagangan yang lebih baik dengan China.

Kerugian tajam ini telah menghidupkan kembali kekhawatiran tentang kemungkinan perlambatan ekonomi global, yang datang karena Federal Reserve mencari kebijakan pengetatan moneter lebih lanjut. The Fed pada Kamis memutuskan untuk membiarkan suku bunga acuannya tidak berubah, seperti yang diharapkan, tetapi komentar oleh bank sentral AS menyarankan untuk melanjutkan kenaikan suku bunga.

Meskipun pernyataan yang dirilis oleh lembaga mencatat moderasi dalam investasi bisnis, mengatakan bank masih mengharapkan “kenaikan lebih lanjut secara bertahap” dalam suku bunga pinjaman utama. Pedagang telah berada di tepi bulan lalu karena kekhawatiran atas jalur kenaikan suku bunga Fed.

Tetapi ekuitas masih mencatat kenaikan yang kuat untuk sepanjang pekan lalu. Indeks S & P 500 dan Dow naik 2,8 persen dan 2,1 persen untuk minggu lalu. Nasdaq, sementara itu, naik 0,7 persen. Keuntungan minggu lalu adalah yang terbesar untuk Dow sejak minggu 9 Maret, ketika naik 3,25 persen.

Selasti Panjaitan/VBN/Coordinating Partner of Wealth Planning Services
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here