IHSG Awal Pekan Menguat ke 6022, Melaju di Sesi Akhir Bersama Rupiah Perkasa

223

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan Senin sore ini (26/11) terpantau ditutup menguat di sesi akhir 0,28% atau 16,576 poin ke level 6.022,778 setelah dibuka turun ke level 5.997,733. IHSG lanjut rebound dalam empat hari terakhir, sedangkan bursa Asia umumnya ditutup mixed di tengah pasar yang khawatir atas ketidakjelasan pasar dan meredupnya prospek ekonomi global.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau menguat terus secara signifikan ke level Rp 14.460, dengan dolar AS terkoreksi di pasar Asia dan Eropa setelah menanjak di sesi sebelumnya oleh meningkatnya permintaaan aset safe haven. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.535.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG melemah 8,469 poin (0,14%) ke level 5.997,733. Indeks LQ45 turun 2,112 poin (0,22%) ke 957,716. Sampai ke istirahat siang, IHSG naik tipis 2,6 poin (0,04%) ke level 6.008,834. Indeks LQ45 naik 0,793% (0,08%) ke 960,621.

IHSG kemudian naik turun di sekitar garis penutupan pasar sebelumnya, dan melompat terakhirnya dengan ditutup menguat 0,28% atau 16,576 poin ke level 6.022,778. Indeks LQ45 juga menanjak 3,121 poin (0,33%) ke level 962,949. Hari ini lima dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah industry dasar yang menanjak 1,63%, diikuti sektor property yang naik 0,80%.

Tercatat sebanyak 177 saham naik, 215 saham turun dan 128 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 428.446 kali transaksi sebanyak 9,58 miliar lembar saham senilai Rp 7,25 triliun.

Sementara itu, bursa regional hari ini terlihat agak variatif, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,76% dan Indeks Hang Seng yang naik 1,73%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Wijaya Karya (WIKA) 7,64%, Pembangunan Perumahan (PTPP) 6,08%, Tjiwi Kimia (TKIM) 4,89%, dan Erajaya (ERAA) 3,86%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini didorong kayakinan pasar yang mendorong rebound berlanjut dalam empat hari terakhir ini, sementara rupiah tampil perkasa di Asia serta mayoritas bursa kawasan Asia yang mixed dalam kekhawatiran meredupnya perekonomian global. Berikutnya IHSG kemungkinan masih dalam bias yang positif, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.058 dan 6.086. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.908, dan bila tembus ke level 5.747.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here