Harga Biji Cokelat di Amerika dan Inggris Sedang Anjlok Parah

199

(Vibiznews – Commodity) – Harga  cocoa  dunia yang dijual di pasar komoditas ICE New York dan ICE London anjlok parah  di akhir sesi perdagangan hari Rabu (5/12) yang ditutup pada Kamis pagi (6/12) hingga terjun ke posisi  terendah 1-3/4 bulan untuk cocoa Amerika dan ke posisi  terendah  1 minggu untuk cocoa London.

Sentimen negatif pasar masih seputar tanda-tanda produksi kakao yang kuat, dilaporkan regulator kakao Pantai Gading menjual tambahan 200.000 MT kakao pada bulan Oktober dan Nov karena para petani Pantai Gading memanen tanaman yang lebih besar dari perkiraan.

Penjualan baru-baru ini meningkatkan kewajiban Pantai Gading untuk lebih besar dari dua panen tahunan negara itu, yang berakhir pada Maret, menjadi 1,7 MMT dari 1,5 MMT. Pantai Gading melaporkan Senin bahwa petani mengirim 676.509 MT kakao ke pelabuhan dari 1 Oktober – 2 Des, naik  34,2% dari waktu yang sama tahun lalu.

Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Maret di ICE New York  turun $77 atau 3,52% pada posisi $2.110 per ton. Untuk harga kakao di bursa London alami penurunan 41  pound  atau 2.55 persen pada 1,521 pound per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka  yang diperdagangkan di bursa New York malam nanti diperkirakan akan rebound oleh proyeksi lemahnya mata uang dolar AS.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang
SHARE
Previous articleKetua Asosiasi Gula China Semakin Lemahkan Harga Gula Dunia
Next articleRekomendasi Harian GBPUSD 6 Desember 2018
Jul Allens is Editor in Vibiznews.com and as Senior Commodity Researcher of Vibiz Research Center, that makes market analysis (fundamental & technical) and research of global commodities. Since 2004 he has also active as a national leadership trainer - Vibiz Learning Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here