Hingga Akhir Pekan Harga Kopi Arabika dan Robusta Masih Murah

99

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi arabika  di bursa ICE (Internasional Commodity Exchange) akhir sesi perdagangan hari Kamis (6/12) yang ditutup pada Jumat pagi (7/12) tidak berubah di posisi terendah 2 bulan oleh anjloknya mata uang Real Brasil selain laporan melimpahnya pasokan global.

Direktur Eksekutif Organisasi Kopi Internasional (ICO) Jose Sette,  membebani harga kopi dengan mengatakan setiap pemulihan harga kopi global pada 2018/19 kemungkinan akan terbatas, karena pasar memasuki  periode kelebihan pasokan . Sebelumnya ICO sudah melaporkan  ekspor kopi arabika global dalam 12 bulan hingga Oktober naik  2,4% y/y pada 77,6 juta tas dan bahwa ekspor kopi robusta global melonjak 7,6% y/y menjadi 46 juta kantong.

Harga kopi robusta tetap di bawah tekanan setelah FAS USDA  hari Selasa kemarin menaikkan estimasi produksi kopi Vietnam 2018/19 menjadi 30,4 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 29,9 juta tas karena cuaca yang menguntungkan. Cuaca yang ideal adalah negatif lain untuk harga kopi robusta.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Maret 2019 bursa New York ditutup pada posisi $105,95 per lb atau sama dengan perdagangan sebelumnya.  Namun untuk harga kopi robusta kontrak bulan Januari  turun $17 atau 1,08 persen  pada $ 1.545 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi  arabika dan robusta berpotensi rebound  oleh pergerakan teknikalnya.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here