OPEC dan Rusia Akhirnya Sepakat Pangkas Produksi Minyak

438

(Vibiznews – Commodity) – Akhirnya kelompok negara produsen minyak utama dunia telah mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi minyak dan meningkatkan pasar, setelah dua hari negosiasi yang melelahkan dan meskipun ada penentangan dari Presiden AS Donald Trump.

OPEC meraih kesepakatan dengan negara-negara penghasil minyak sekutu termasuk Rusia di kantor pusatnya di Wina, Austria pada hari Jumat (7/12). Pertemuan itu terjadi setelah perpecahan dalam aliansi energi dibiarkan berlangsung pada pertemuan  hari Kamis, dengan OPEC tidak dapat menyetujui ketentuan pemotongan produksi minyak mentah.

Aliansi OPEC akan memangkas 1,2 juta barel per hari dari pasar. Kartel OPEC yang beranggotakan 15 negara telah sepakat untuk mengurangi produksinya hingga 800.000 barel per hari, sementara Rusia dan produsen yang bersekutu akan berkontribusi pengurangan 400.000 barel per hari.

Kesepakatan ini sejalan dengan harapan bagi sekutu untuk mengurangi output hingga 1 juta hingga 1,4 juta bpd. Namun, diskusi mencapai kebuntuan sebelumnya pada hari Jumat karena Arab Saudi telah menolak untuk menyetujui pengecualian untuk Iran.
Sanksi AS terhadap Iran, produsen terbesar ketiga OPEC  telah secara signifikan mengurangi ekspornya. Menteri Energi Iran Bijan Zangeneh mengatakan negaranya seharusnya tidak dipaksa untuk memangkas produksi mengingat sanksi, yang didukung oleh Saudi. Dan akhirnya, OPEC setuju untuk membebaskan Iran, bersama dengan Venezuela dan Libya.

Pertemuan antara anggota OPEC dan non-OPEC terjadi pada saat pasar minyak mendekati titik terendah dalam penurunan harga terburuk sejak krisis keuangan tahun 2008. Harga minyak jatuh sekitar 30 persen selama dua bulan terakhir, meningkatkan tekanan pada anggaran di negara-negara pengekspor minyak.

Sementara itu pemerintahan Trump  melobi untuk peningkatan produksi tengah tahun karena bersiap untuk memulihkan sanksi terhadap Iran, kebijakan yang telah mendorong harga minyak sepanjang tahun 2018. Trump telah berusaha menyalahkan OPEC atas kenaikan harga minyak, memerintahkan kartel untuk mengambil tindakan untuk memotong biaya minyak mentah beberapa kali tahun ini.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here