EUR/USD Menyentuh Ketinggian 6 Minggu, Mendekati 1.1500 Karena Aksi Jual USD

209

(Vibiznews-Forex) EUR/USD melanjutkan keuntungannya, menyentuh angka tertinggi sejak awal November dengan imbal hasil AS jatuh. Pasar mendapatkan pemikiran yang kedua mengenai keputusan the Fed yang dipandang sebagai suatu kenaikan yang “hawkish” pada hari Rabu kemarin lusa.

EUR/USD sekali lagi diperdagangkan diatas 1.1400, pulih dari kerendahan yang diderita setelah keputusan the Fed. Imbal hasil AS yang menurun membebani dolar AS pada pembukaan sesi Eropa.

Euro juga menikmati keputusan oleh European Commision yang tidak menghukum Itali, sebagaimana yang diumumkan pada hari Rabu.

Namun bayangan dari the Fed dan kenaikan tingkat bunga yang paling “hawkish” masih akan mendominasi pasar. Bank sentral AS menaikkan tingkat bunga ke rentang 2.25 -2.50% sebagaimana yang telah diperkirakan secara luas. Lebih penting lagi, “dot-plot” yang baru menunjukkan proyeksi kenaikan tingkat bunga sebanyak dua kali pada tahun 2019.

Namun bayangan dari the Fed dan kenaikan yang paling “hawkish” masih mendominasi pasar. Bank sentral AS menaikkan tingkat bunga ke rentang 2.25% -2.50% sebagaimana yang telah diperkirakan secara luas. Lebih penting lagi, “dot-plot” yang baru menunjukkan suatu proyeksi kenaikan tingkat bunga sebanyak dua kali pada tahun 2019, suatu penurunan dari tiga kali sebelumnya, namun tidak dekat dengan apa yang pasar obligasi perkirakan: hanya 50% dari kemungkinan satu kali kenaikan.

Sementara dolar AS berada pada posisi bawah hari kemarin, kenaikan tingkat bunga dari the Fed tidak bisa digambarkan sebagai “dovish” dan dolar AS masih bisa maju.

Secara tehnikal, EUR/USD diperdagangkan pada sisi atas dari rentang belakangan ini. 1.1425 adalah garis batas perang setelah menahan pasangan matauang ini pada minggu lalu. 1.1440 adalah titik tertinggi pada hari Rabu. 1.1475 dan 1.1500 adalah puncak yang terlihat pada bulan November. Sebaliknya 1.1405 menahan EUR/USD turun lebih jauh pada minggu ini. 1.1360 adalah titik terendah pada hari Rabu. 1.1330 adalah titik terendah minggu lalu yang akan bisa menjadi “support” selanjutnya.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here