Harga Minyak Dunia Bangkit Dari Jurang 1-1/2 Tahun

448

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah ujung sesi Asia awal pekan hari Senin (24/12) bangkit dari posisi perdagangan terburuk dalam lebih dari setahun pada perdagangan akhir pekan lalu. Kekuatan harga minyak didapat dari melemahnya kurs dolar AS di tengah liburnya banyak pasar keuangan dunia.

Harga minyak mentah Brent, yang merupakan patokan internasional untuk harga minyak dunia berada di posisi  $ 54,29 yang naik  $0,88 atau sekitar 1,88. Akhir pekan lalu  harga minyak Brent menyentuh $52,79 yang merupakan posisi terendah sejak September 2017.

Demikian juga dengan minyak mentah West Texas Intermediate AS harganya naik  $ 0,67 atau 1,48 persen pada $ 45,96. Akhir pekan lalu harga minyak WTI mencapai posisi $45,13 yang merupakan posisi harga  terendah sejak Juli 2017.

Anjloknya harga minyak mentah pekan lalu mendapat sentimen kelebihan pasokan global. Meningkatnya pasokan minyak dan ekonomi global yang melambat telah menempatkan harga minyak mentah di bawah tekanan, dengan kedua patokan harga minyak diatas turun lebih dari 35 persen dari awal Oktober.

Untuk perdagangan selanjutnya, menurut analys Vibiz research Center secara teknikal masih berpotensi bearish sepanjang hari ini namun jika posisi dolar AS semakin lemah akan menjadi pijakan untuk ditutup bullish awal pekan ini.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang
SHARE
Previous articleGalau Politik di Amerika Membuat Dolar AS Awal Pekan Tertekan
Next articleRekomendasi Harian AUDUSD 24 Desember 2018
Jul Allens is Editor in Vibiznews.com and as Senior Commodity Researcher of Vibiz Research Center, that makes market analysis (fundamental & technical) and research of global commodities. Since 2004 he has also active as a national leadership trainer - Vibiz Learning Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here