Harga Minyak Naik Terdukung Optimisme Pembicaraan Perdagangan AS-China

315

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak naik pada hari Selasa terbantu optimisme pembicaraan di Beijing antara pejabat AS dan China mungkin meredakan sengketa perdagangan kedua negara, sementara pengurangan pasokan yang dipimpin OPEC juga memperketat pasar.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 55 sen, menjadi $ 49,07 per barel.

Harga minyak mentah berjangka internasional Brent naik 55 sen menjadi $ 57,88 per barel pada pukul 0945 GMT.

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross, Senin menyatakan akan ada peluang yang baik antara kedua negara dalam pembicaraan perdagangan. .

Namun beberapa analis memperingatkan bahwa hubungan antara Washington dan Beijing tetap goyah dan ketegangan bisa segera berkobar lagi.

Harga minyak mentah sejauh ini pada tahun 2019 telah didukung oleh pemotongan pasokan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) termasuk eksportir utama Arab Saudi, serta Rusia yang bukan anggota.

Arab Petroleum Investments Corp (APICORP) yang berbasis di Saudi, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam pendanaan proyek-proyek perminyakan, memperkirakan dalam sebuah laporan pada hari Selasa bahwa harga minyak kemungkinan akan diperdagangkan pada $ 60 hingga $ 70 per barel pada pertengahan 2019.

S&P Global Ratings mengatakan telah menurunkan perkiraan harga minyak rata-rata untuk 2019 masing-masing $ 10 per barel menjadi $ 55 dan $ 50 per barel untuk Brent dan WTI.

Tetapi membayangi pemotongan yang dipimpin OPEC adalah lonjakan pasokan minyak AS, didorong oleh kenaikan tajam dalam pengeboran serpih darat. Akibatnya, produksi minyak mentah AS naik 2 juta barel per hari (bph) tahun lalu ke rekor dunia 11,7 juta bph.

Dengan aktivitas pengeboran yang masih tinggi, sebagian besar analis memperkirakan produksi minyak AS akan naik lebih lanjut tahun ini.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak berpotensi naik terbantu sentimen penurunan pasokan OPEC dan optimisme perundingan permbicaraan perdagangan AS-China. Harga minyak diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 49,50-$ 50,00, namun jika turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 48,50-$ 48,00.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here