Bursa Jepang dan Australia Tidak Kuat Melawan Buruknya Data China

505
indeks nikkei

(Vibiznews – Index) – Pasar saham Asia sebagian besar bergerak negatif dan lebih rendah pada hari Kamis (10/01) dari perdagangan sebelumnya meskipun ada isyarat positif  dari Wall Street. Terjadi profit taking yang cukup besar di banyak bursa saham kawasan Asia oleh kehati-hatian pasar menunggu detail konkret pada pembicaraan perdagangan AS-China yang berakhir kemarin.

Selain itu saham banyak dijual merespon data resmi yang menunjukkan inflasi China untuk bulan Desember turun dan berada di bawah ekspektasi. Inflasi untuk barang dan jasa naik 1,9 persen, lebih rendah dari ekspektasi ekonom pertumbuhan 2,1 persen.  Inflasi produsen naik 0,9 persen satu tahun di bulan Desember, yang lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom 1,6 persen.

Pasar saham Australia telah memangkas kenaikan awal dan tergelincir menjadi negatif meskipun lonjakan harga minyak mentah. Indeks acuan ASX 200 menurun 6,90 poin atau 0,12 persen, saham Australia mencapai tertinggi lima minggu pada hari Rabu, naik untuk hari ketiga berturut-turut.

Profit taking juga terjadi di bursa saham Jepang  setelah rally tiga hari berturut-turut dan juga karena penguatan yen yang membebani saham eksportir. Indeks  Nikkei 225  kehilangan 309,81 poin atau 1,52 persen. Saham eksportir utama yang menekan indeks yaitu saham  Sony kehilangan lebih dari 3 persen, Mitsubishi Electric lebih rendah lebih dari 1 persen, Canon menurun 0,6 persen dan Panasonic turun 0,4 persen.

Demikian juga saham  Honda menurun lebih dari 1 persen. Toyota turun 0,4 persen setelah pembuat mobil mengumumkan penarikan 1,7 juta kendaraan di Amerika Utara sebagai bagian dari penarikan yang melibatkan inflator airbag Takata.

Namun pada perdagangan saham kawasan China darat, indeks komposit Shanghai dibuka turun dan kemudian bergerak positif lagi dengan kenaikan 0,23%. Demikian juga yang terjadi di bursa Hongkong, indeks kini naik 0,35% setelah sempat dibuka negatif. Kenaikan moderat juga terjadi di bursa saham Korea Selatan dengan indeks Kospi naik 0,1 persen setelah dibuka negatif, sedangkan untuk pergerakan saham di Indonesia, IHSG alami kenaikan 0,38 persen.

Sebagai informasi untuk pergerakan saham Wall Street semalam yang kembali menguat 4 hari berturut, indeks Dow Jones Industrial  ditutup  naik 91,67 poin atau 0,4 persen, Nasdaq naik 60,08 poin atau 0,9 persen dan S&P 500 naik 10,55 poin atau 0,4 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here