Perjuangan Bursa Wall Street Pertahankan Kemenangan 5 Hari Berturut Berhasil

559

(Vibiznews – Index)- Setelah pulih dari posisi awal yang merah, kemudian sebagian besar saham bergerak lebih tinggi selama perdagangan saham di bursa Wall street hari Kamis (10/01). Sehingga penutupan bursa Jumat pagi (11/01) rata-rata indeks utama ditutup lebih tinggi untuk  lima sesi berturut-turut.

Mengakhiri perdagangan saham, indeks  Dow Jones naik 122,80 poin atau 0,5 persen, indeks Nasdaq naik 28,99 poin atau 0,4 persen sedangkan indeks  S&P 500 naik 11,68 poin atau 0,5 persen.

Secara sektoral, saham Bioteknologi menunjukkan pergerakan signifikan ke atas dengan indeksnya naik 1,6 persen atau mencapai posisi penutupan terbaik dalam lebih dari sebulan. Kekuatan yang cukup besar juga muncul di antara saham real estat komersial yang sensitif dengan suku bunga, seperti Dow Jones Real Estate Index dan Dow Jones Utility Average naik 1,4 persen. Saham-saham telekomunikasi, semikonduktor, dan jaringan juga melihat kekuatan penting pada hari itu, namun saham emas bergerak lebih rendah seiring dengan harga logam mulia.

Kelemahan awal di Wall Street terjadi karena para pedagang lakukan profit taking setelah rally 4 hari berturut sambil berhati-hati atas penilaian pembicaraan perdagangan antara AS dan China tidak menunjukkan terobosan signifikan.

Sementara itu, sebuah pernyataan dari Kementerian Perdagangan China menggambarkan pembicaraan dengan wakil dagang AS sangat luas, mendalam dan terperinci. Mereka juga menyatakan pertemuan kemarin meletakkan dasar untuk penyelesaian masalah masing-masing. Dari pihak Amerika yang diwakili  Jeffrey Gerrish  akan melaporkan kembali untuk menerima panduan tentang langkah-langkah selanjutnya.

Kemudian tekanan jual berkurang tak lama setelah dimulainya perdagangan, karena para pedagang tetap optimis AS dan China pada akhirnya akan mencapai kesepakatan perdagangan jangka panjang.

Di bidang ekonomi AS, Departemen Tenaga Kerja merilis laporan yang menunjukkan penurunan lebih besar dari yang diperkirakan dalam klaim pengangguran awal dalam pekan yang berakhir 5 Januari. Klaim pengangguran awal turun menjadi 216.000, penurunan 17.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya 233.000.

Selain itu investor juga mengawasi pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell di Economic Club of Washington , yang menegaskan kembali bahwa Fed akan bersabar dalam menaikkan suku bunga lebih lanjut, mencatat bahwa bank sentral  menunggu dan mengawasi.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 
SHARE
Previous articleEmas Stabil Menjelang Pidato Powell
Next articleBagaimana Menjadi WPPE ?
Jul Allens is Editor in Vibiznews.com and as Senior Commodity Researcher of Vibiz Research Center, that makes market analysis (fundamental & technical) and research of global commodities. Since 2004 he has also active as a national leadership trainer - Vibiz Learning Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here