Rupiah Jumat Pagi Terkoreksi ke Rp14.070/USD; the Fed Diprediksi Belum Jeda Pengetatan

610

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang akhir minggu Jumat pagi ini (11/01), nilai tukar rupiah balik melemah, sementara dollar AS agak terkoreksi di pasar Asia setelah menguat tajam semalam. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,14% ke level Rp 14.070 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.052.

Analis Vibiznews melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 14.075, kemudian bergerak turun lagi sampai ke Rp14.095, dan terakhir pagi ini WIB terlihat di posisi Rp 14.070. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar di pasar uang Asia dalam koreksi setelah semalam melejit setelah pernyataan Chairman the Fed, Powell, yang ditafsirkan pasar bahwa the Fed sementara ini masih tetap dalam pengetatan moneternya.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun ke level 95,02, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,14.

Sementara itu, IHSG hari Jumat ini di sesi pertama, terpantau menguat lagi 0,36% atau 20,404 poin ke level 6.350,734, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat mengikuti Wall Street yang menanjak semalam.

Dollar AS terhadap rupiah pagi ini terlihat menguat agak terbatas, sementara dollar di pasar Asia terlihat terkoreksi setelah melonjak dengan prediksi pasar bahwa the Fed saat ini belum akan jeda dalam kebijakan moneter ketat. Kisaran rupiah minggu ini dalam range di rentang Rp13995 – Rp14380 terhadap dollar AS.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here