Ekonomi Indonesia 2018 Tumbuh 5,17%; Melampaui Prediksi dan yang Tertinggi Sejak 2014

465

(Vibiznews – Economy) – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2018 sebesar 5,17%. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi di triwulan IV-2018 tercatat sebesar 5,18%. Pertumbuhan 2018 ini naik lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 yang sebesar 5,07%, serta merupakan laju pertumbuhan tertinggi sejak tahun 2014.

Grafik Pertumbuhan PDB-Setkab.go.id

Kepala BPS Suhariyanto mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan paparannya pada hari ini di Kantor Pusat BPS (6/02). Suhariyanto menjelaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia terus mengalami perbaikan meski ada faktor eksternal yang mempengaruhi.

“Di tengah harga komoditas dan ekonomi global yang tidak pasti ini adalah capaian yang menggembirakan,” jelas Suhariyanto kepada media pers.

Harga komoditas non migas mengalami penurunan baik secara kuartalan (qtoq) atau tahunan (year on year/yoy). Harga komoditas yang mengalami penurunan, antara lain minyak kelapa, kelapa sawit dan ikan.

Tren pelemahan ekonomi global juga ikut mempengaruhi angka pertumbuhan kita. Negara mitra dagang Indonesia yang besar seperti China dan Amerika Serikat (AS) tumbuh stagnan dan cenderung terus melambat, seperti dialami China, demikian rilis dari BPS (6/02).

Analis Vibiznews melihat, dalam konteks melemahnya perekonomian global, pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus menanjak, terutama sejak kepemimpinan Presiden Jokowi merupakan kinerja yang menggembirakan. Angka pertumbuhan 5,18% ini juga lebih tinggi dari prediksi poling Reuters sebelumnya yang memprakirakan angka 5,11%.

Pasar pun siang ini langsung bereaksi sangat positif. Terbukti dengan rupiah yang segera menguat 0,48% ke level Rp13.688, serta IHSG siang yang naik signifikan 0,95% atau 61,665 poin ke level 6.543,116.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here