Giliran Swiss Franc Kena Flash Crash ke-2 Tahun 2019

192

(Vibiznews – Forex) – Di tengah perdagangan forex awal pekan hari Senin (11/02) terjadi “flash crash” dengan mata uang yang mendapat giliran yaitu Swiss Franc dalam pair USDCHF. Flash Crash merupakan gerakan harga yang sangat cepat yang berlangsung dalam hitungan menit.

Peristiwa flash crash yang terjadi kali ke-2 di pasar forex tahun 2019 ini terjadi disaat tidak ada katalis penggerak fundamental yang kuat mempengaruhi pergerakan pada swiss franc saat sesi Asia pagi tadi.

Di awal perdagangan sesi Asia, secara tiba-tiba dan mengejutkan para investor mata uang negara swiss tersebut anjlok 1 persen secara cepat  di tengah sepinya pasar dengan likuiditas yang tipis. Kondisi pasar di sesi Asia terjadi karena pasar keuangan Jepang tutup oleh libur publik.

Dalam hitungan menit, Swiss franc  turun dari 1.0004 per dolar  ke serendah 1,0095, terendah sejak bulan November. Langkah ini mirip dengan kejadian flash crash yang pertama pada awal 3 Januari dimana  yen melonjak 7 persen terhadap dolar Australia disaat pasar Jepang mendekati akhir libur liburan Tahun Baru selama seminggu.

Namun kejadian flash crash pada swiss franc tersebut pernah juga terjadi di tahun 2015, dimana saat itu mata uang Swiss tersebut melonjak sebanyak 30 persen pada setelah SNB atau Bank Nasional Swiss mengejutkan pasar dengan membuang franc ke pasar euro.

Melihat kondisi kurs Swiss Franc dalam pair USDCHF pada sesi Amerika malam ini masih dalam posisi pelemahan 0,42 persen terhadap dolar AS, dimana berada pada posisi 1.00425 setelah awal sesi Asia pagi tadi dibuka pada posisi 1.00006.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here