Ringkasan Penggerak Pasar Forex Minggu Lalu

184

(Vibiznews-Forex) Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Sentimen pasar memburuk ditengah bertumbuhnya kekuatiran mengenai perlambatan global. European Commission dan Bank of England kedua-duanya menurunkan perkiraan akan pertumbuhan ekonomi global. Perdagangan antara Cina dan Amerika Serikat diam di tempat dan Trump berkata dia tidak punya skedul pertemuan dengan Presiden Xi. Dolar Australia terpukul dengan RBA membuka diri untuk pemotongan tingkat bunga. Kiwi terbenam karena kenaikan pengangguran di Selandia Baru. Dolar Kanada berhasil pulih setelah laporan pekerjaan yang ekselen.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

  1. Kuartal keempat EPS menunjukkan 5 kuartal berturu-turut dari pertumbuhan dua digit;
    2. Gubernur Federal Jerome Powell menyelesaikan pekerjaannya selama satu tahun, tanpa ada sesuatu yang dapat diangkat untuk diperdebatkan dengan jelas;
    3. Same store sales naik 5.7% w/o/w, tidak jauh dari sebelumnya kenaikan 5.8%.
    4. Jobless claims turun sebanyak 19.000 w/o/w, dari 253.000 menjadi 234.000.
    5. Defisit perdagangan internasional bergerak dari -55.7 miliar menjadi -49.3 miliar di bulan November.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

  1. Outlook penghasilan S&P 500 turun; penurunan di kuartal pertama ini adalah yang pertama sejak kuartal kedua tahun 2016:
    2. Pasar turun selama minggu pertama tahun ini, karena isu yang sama: Tarif, perang dagang, dan penutupan pemerintah;
    3. Factory orders turun 0.6% m/o/m, meleset dari yang diperkirakan kenaikan sebesar 0.2%.
    4. MBA mortgage apps turun 5.0% w/o/w, turun dari sebelumnya penurunan 2.0%.
    5. Crude oil inventories naik 1.3 juta w/o/w, 6.4% lebih tinggi dari satu tahun yang lalu.
    6. ISM non-mfg index muncul di 56.7 untuk bulan Januari, dibawah daripada yang diperkirakan 57.1.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here