Kekhawatiran Ekonomi Global Menahan Keuntungan Bursa Asia Akhir Pekan

855

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham di bursa Asia hari Jumat (22/02) sebagian besar alami penurunan oleh kekhawatiran ekonomi global merespon buruknya beberapa data ekonomi Amerika semalam dan juga negara kawasan Eropa yang membuat bursa saham Wall Street terpukul.

Diantara bursa saham Asia, bursa Australia yang paling kuat dan bergerak maju di tengah berita bahwa pelabuhan utara China Dalian telah melarang impor batubara dari Australia. Namun berita tersebut di koreksi dan pemerintah memberi tahu bahwa tidak ada larangan China terhadap batubara Australia.

Indeks  ASX 200 naik 26,50 poin atau 0,43 persen menjadi 6.165,70 yang mendapat dukunga dari penguatan saham-saham perbankan seperti saham  ANZ Banking, Commonwealth Bank, National Australia Bank, dan Westpac – bergerak naik dalam kisaran 0,5 persen hingga 1 persen.

Perdagangan saham di Jepang tergelincir pertama kali setelah 4 hari berturut rally, dengan indeks Nikkei 225 turun 0,26 persen. Tekanan terjadi oleh anjloknya saham-saham eksportir utama oleh karena penguatan yen, seperti saham Panasonic turun 0,2 persen, sementara saham Mitsubishi Electric dan Sony masing-masing turun hampir 1 persen. C

Saham di bursa Seoul memperpanjang kerugian oleh net sell investor asing terhadap saham lokal senilai 69 miliar won , indeks Kospi turun 9,62 poin  atau 0,39 persen  menjadi 2.220,04. Saham teknologi dan baja memimpin penurunan, dengan pemimpin pasar Samsung Electronics Co turun 0,64 persen dan pembuat baja terkemuka POSCO turun 1,09 persen.

Indeks Komposit Shanghai di bursa saham Cina daratan  turun lebih dari 0,2 persen sementara komponen indeks Komposit Shenzhen diperdagangkan 0,136 persen lebih rendah. Demikian di bursa saham Hong Kong, indeks Hang Seng melemah 0,25 persen ke posisi 28.558.

Demikian juga perdagangan saham di Indonesia, indeks harga saham gabungan di bursa Jakarta melemah cukup signifikan dengan penurunan 0,78 persen ke posisi 6489 setelah dibuka pada posisi 6518,19.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here