IHSG Senin Pagi Turun 10 Poin ke 6372; Bursa Asia Mixed dalam Kekhawatiran Ekonomi Global

278

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan Senin pagi ini (11/03) terpantau melemah 0,16% atau -10,324 poin ke level 6.372,744 setelah dibuka naik ke level 6.418,883. IHSG tampak tertekan aksi jual investor asing sementara bursa Asia pagi sebagian juga melemah dalam kekhawatiran atas pelambatan ekonomi global.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah terbatas 0,05% ke level Rp 14.317, dengan dollar AS di pasar uang Asia rebound dari loss di sesi global sebelumnya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.310.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,815 poin (0,56%) ke level 6.418,883. Indeks LQ45 menguat 8,736 poin (0,88%) ke level 1.003,716. Pagi ini tergerus ke zona merah, IHSG melemah 0,16% atau -10,324 poin ke level 6.372,744. Sementara LQ45 terlihat naik 0.09% atau 0,923 poin ke level 995,903.

Tercatat sementara ini sebanyak 110 saham naik, 196 saham turun dan 132 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang berakhir pada Sabtu subuh ditutup melemah dalam 5 hari terakhirnya, tertekan oleh mengecewakannya data pertambahan tenaga kerja AS. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,21% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,32%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini tertekan aksi jual investor asing di tengah bursa Asia yang masih dalam kekhawatiran atas pelambatan ekonomi global. Berikutnya IHSG kemungkinan masih sebentar tertahan di area bias negatif lalu rebound karena di sekitar area oversold, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.537 dan 6.581. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.302, dan bila tembus ke level 6.251.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here