Neraca Perdagangan Februari 2019 Surplus

356

(Vibiznews – Banking & Insurance) – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan neraca perdagangan Februari 2019 akan mengalami surplus. Hal ini disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo pekan lalu. Setelah ditelaah surplus tersebut berasal dari surplus neraca non-migas.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia pada bulan Februari 2019, surplus neraca perdagangan non-migas diperkirakan lebih besar dari neraca perdagangan migas yang justru defisit. Hal ini berarti kinerja neraca perdagangan non-migas membaik dari bulan sebelumnya yang mencatat defisit US$ 704,7 juta.

Meskipun  neraca non-migas surplus, kondisi ekspor dan impor non-migas mengalami penurunan. Laju penurunan impor non-migas justru lebih tajam dari penurunan ekspor non-migas.

Sedangkan pada Januari 2019, neraca dagang mengalami defisit US$ 1,16 miliar, terbesar sejak Januari 2014. Kondisi tersebut disebabkan defisit baik pada neraca migas maupun non-migas. Neraca migas bulan lalu mengalami defisit US$ 454,8 juta.

Sementara Ekspor Januari 2019 mengalami penurunan 4,70% secara tahunan demikian juga Impor pada bulan lalu mengalami penurunan 1,83% secara tahunan.

 

 

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here