Menembus Kelesuan Pasar, Emiten Properti Ini Siap Meningkatkan Penjualan 20%

352

(Vibiznews – Property) – Di tengah lesunya industri properti di tahun politik ini, satu emiten properti, PT PP Properti Tbk (PPRO) memasang angka pertumbuhan bisnis double digit di tahun 2019. PP Properti menargetkan penjualan di tahun ini akan meningkat sekitar 20 persen, diikuti dengan pendapatan yang meningkat 17 persen, serta laba bersih ditargetkan meningkat sekitar 18 persen.

Dalam penjelasannya kepada media belum lama ini (15/3), Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat, mengatakan untuk produk properti di unit komersial dan hospitality akan ada kontribusi tambahan dari hotel yang baru beroperasi di tahun 2018, yakni Prime Park Pekanbaru dan Palm Park hotel Surabaya.

“Tahun ini, Perseroan fokus untuk mengembangkan lahan yang telah dimiliki secara sendiri maupun partnership dengan pengembang lain,” jelasnya kepada media.

Pada sepanjang tahun 2018, pengembang properti BUMN ini telah berhasil membukukan kenaikan sales sekitar 13 persen menjadi Rp3,48 triliun rupiah, dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp3,09 triliun.

Proyek-proyek yang menyumbang nilai penjualan tahun lalu, di antaranya dari Proyek Grand Shamaya Surabaya sebesar 30 persen, Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya sebesar 18 persen, Westown View Surabaya sebesar 15 persen, Grand Sungkono Lagoon Surabaya sebesar 13 persen, Grand Kamala Lagoon Kalimalang sebesar 6 persen, dan proyek-proyek realty, serta komersial lainnya.

Laba bersih emiten PPRO ini pun terangkat di tahun 2018 sebesar Rp471 miliar, dari tahun sebelumnya Rp445 miliar.

PT PP Properti Tbk ini disebutkan telah konsisten melakukan penilaian GCG, dengan capaian perolehan skor 92,5 di tahun 2018, atu termasuk predikat Sangat Baik. Selain itu, PPRO untuk kesekian kalinya kembali mendapatkan penghargaan bertaraf internasional atas inovasi dalam mengembangkan produk.

Di antaranya proyek Grand Shamaya di Surabaya, yang mendapatkan penghargaan dari “Asia Pasific Property Awards 2019–2020”, dengan kategori “Residential High-Rise Development”. Penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan pada bulan Mei 2019 di Thailand.

 

Analis Vibiz Research Center memandang target ambisius emiten PPRO ini berbasiskan kinerja sukses di tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pasar yang cenderung stagnan, PP Properti justru dapat merilis proyek-proyek yang bahkan mendapat penghargaan internasional sekaligus. Nampaknya ini karena perusahaan mampu untuk menghadirkan sejumlah proyek berkelas yang berorientasi kepada kepuasan konsumen, dengan menargetkan terutama kepada segmen pasar kelas menengah. Kelas ini diketahui masih memiliki purchasing power yang kuat sepanjang produk propertinya memuaskan.

Selain itu, nampaknya PT PP Properti Tbk cukup seimbang dalam pendekatan agresif dan prudent-nya. Hal ini terlihat dari sejumlah proyek yang diutamakan dibangun di atas lahan yang telah dimiliki sendiri, dengan beberapa proyek juga berbentuk partnership dengan pengembang lain. Sementara itu, pertumbuhan landbank perusahaan dilaporkan tetap bertumbuh, dengan posisi di tahun 2018 seluas 300 Ha.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here