Emas Mengalami Keuntungan Ditengah Goyahnya Pasar Saham Dunia & Ketakutan Resesi

366

(Vibiznews-Commodity) Memulai minggu yang baru, harga emas dan perak menguat pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat, karena pembelian “safe-haven” ditengah pasar saham dunia yang melemah. Emas berjangka bulan April terakhir naik $5.20 per ons pada $1,317.60. Perak Comex bulan Mei terakhir naik $0.123 pada $15.53 per ons.

Saham-saham Asia dan Eropa kebanyakan melemah semalam karena meningkatnya keprihatinan atas pertumbuhan ekonomi global yang melambat. Indeks saham AS mengarah kepelemahan pada saat sesi New York dimulai. Menyusul pertemuan-pertemuan bank sentral utama dunia baru-baru ini yang memperingati akan prospek pertumbuhan ekonomi yang melambat, para trader dan investor telah kehilangan sebagian dari minat terhadap resiko, yang menguntungkan pasar perak dan emas yang “safe-haven”.

Di dalam berita semalam, “Ifo business sentiment index” Jerman membaik pada bulan Maret, dengan angka 99.6 versus 98.7 di bulan Februari. Namun, komponen manufaktur lebih lemah pada bulan Maret dibandingkan dengan pada bulan Februari.

Pasar tidak memberikan banyak perhatian terhadap berita pada akhir minggu bahwa prosekutor investigasi special dari Presiden Trump, Robert Mueller tidak berhasil menemukan sesuatu yang kriminal.

Hal-hal diluar pasar adalah indeks dolar AS yang melemah karena tarikan koreksi dari keuntungan yang solid pada akhir minggu lalu. Sementara itu harga minyak mentah mendekati stabil dan diperdagangkan disekitar $59.00 per barel.

Secara tehnikal, obyektif  kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,331.30 setelah melewati $1,320.20 dan kemudian $1,325.00. Sedangkan obyektif penurunan harga emas berikutnya adalah menembus “support” yang solid di $1,280.80 setelah melewati $1,310.60 dan kemudian $1,305.00.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here