Emas Terus Memanjat Naik Meskipun Kuatnya USD

240

(Vibiznews-Commodity) Emas telah menghapus kerugian awal yang sedikit dan telah bergerak keatas sehingga posisi tidak berubah dan berada pada ketinggian harian pada perdagangan hari Rabu.  Laporan risalah FOMC yang lalu telah menggerakkan pasar secara signifikan. Sebagian pembelian yang berdasarkan grafik tehnikal juga memasuki pasar emas dengan sedikit membaiknya postur tehnikal jangka pendek pada minggu ini. Emas berjangka bulan Juni terakhir naik $2.70 per ons pada $1,311.10. 

Pasar emas memegang pijakannya meskipun ada momentum naiknya dolar AS setelah komentar yang sedikit “dovish” dari presiden European Central Bank Mario Draghi pada hari Rabu.

Para ekonom menggambarkan konferensi pers Draghi yang terbaru sebagai suatu pertemuan “maintenance”, dengan dia memberikan signal bahwa bank sentral sedang menahan pola dan mengumpulkan lebih banyak informasi sebelum membuat pergerakan kebijakan moneter berikutnya.

Namun, Draghi mengakui bahwa resiko terhadap ekonomi zona euro masih tetap mengarah kepada penurunan, yang telah melemahkan euro terhadap dolar AS.

Ketidakpastian yang terus berlangsung sehubungan dengan faktor-faktor geopolitik, ancaman dari proteksionisme dan kerentanan di pasar “emerging”, meninggalkan bekas-bekas pada sentimen ekonomi. Draghi mengatakan pada pernyataan pembukaannya,”resiko disekitar outlook pertumbuhan area euro tetap mengarah kepada penurunan, karena ketidakpastian yang terus berlangsung sehubungan dengan faktor-faktor geopolitik, ancaman dari proteksionisme dan kerentanan di pasar “emerging”,

Komentar Draghi muncul setelah ECB memutuskan untuk mempertahankan tingkat bunga tetap tidak berubah dan tidak mengeluarkan kebijakan moneter lebih jauh setelah menambah langkah-langkah stimulus yang baru pada bulan lalu.

Menguatnya dolar AS terhadap euro mendorong naik indeks dolar AS, namun emas juga terdorong ke teritori positip.

George Gero, managing director di RBC Wealth Management mengatakan bahwa dia tidak terkejut melihat bahwa harga emas naik dengan bertumbuhnya ancaman terhadap ekonomi global menciptakan lingkungan yang positip bagi metal kuning.

Kenaikan harga emas akan berhadapan dengan “resistance” awal pada $1312 yang apabila ditembus akan naik ke $1320 dan akhirnya $1325. Penurunan harga emas akan berhadapan dengan “support” pada $1306 yang apabila tertembus akan menuju $1300 dan akhirnya $1291.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here