GBP/USD Jatuh Karena Laporan Bahwa Pembicaraan Brexit Mandek

417

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan mendekati 1.3050 karena laporan bahwa pembicaraan antara pemerintah Inggris dengan pihak oposisi telah mandek. Sebelumnya, Inggris merilis laporan terbaru mengenai tingkat pengangguran sebesar 3.9% yang adalah sesuai dengan yang diperkirakan.

Suatu kombinasi dari faktor-faktor yang mendukung telah menolong pasangan GBP/USD untuk memperoleh kembali daya tarik positip pada hari perdagangan pertama dari minggu perdagangan yang baru ditengah absennya berita-berita Brexit yang relevan. Poundsterling Inggris tetap didukung oleh kenyataan bahwa para pemimpin Uni Eropa memberikan perpanjangan Brexit yang kedua sampai tanggal 31 Oktober dan mendapatkan dorongan tambahan setelah  pada hari Senin Sekretaris Urusan Luarnegeri Inggris Hunt mengatakan bahwa pembicaraan Brexit dengan partai oposisi Buruh lebih konstruktif dan terperinci. Hal ini ditambah dengan kecenderungan jual dolar AS yang persisten, kali ini dipimpin oleh kritikan terbaru dari Presiden AS Donald Trump terhadap kebijakan pengetatan dari the Fed, tetap memberikan dukungan terhadap pergerakan positip intraday. Sementara itu, kenaikan USD gagal mendapatkan kelegaan dari keluarnya angka NY Empire State Manufacturing Index yang lebih kuat daripada yang diperkirakan, yang melompat ke 10.1 untuk bulan April dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 6.0 dan sebelumnya 3.7.

Pasangan matauang ini menyentuh ketinggian intraday di level 1.3119 namun sekali lagi gagal untuk membangun momentum dan gagal untuk menembus “resistance”. Pasangan matauang ini mengalami perdagangan yang sepi selama sesi Asia pada hari Selasa kemarin dengan partisipan pasar menunggu akan perincian “employment” Inggris untuk mendapatkan dorongan yang berarti. Tingkat pengangguran diperkirakan tidak berubah di 3.9% untuk waktu 3 bulan sampai bulan Februari dan penghasilan, tidak termasuk bonus, juga stabil di 3.4% selama periode pelaporan.

Secara tehnikal, apabila berbalik naik maka akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.3120 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.3200 dan kemudian 1.3265. Sebaliknya apabila terus turun maka akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.3040 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke 1.2975 dan kemudian 1.2900.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here