Pertumbuhan Ekonomi China Q1 Meningkat Melebihi Ekspektasi

396

(Vibiznews – Economy & Business) Pertumbuhan ekonomi China meningkat 6,4 persen tahun ke tahun di triwulan pertama 2019, melampaui 6,3 persen yang diperkirakan oleh para analis yang disurvei oleh Reuters, demikian rilis pada hari Rabu (17/04). Ekonomi Tiongkok tumbuh sebesar 6,4 persen tahun ke tahun di kuartal keempat tahun lalu, dan 6,8 persen pada kuartal pertama tahun 2018.

Data lain yang juga dirilis China adalah Produksi industri melonjak 8,5 persen tahun ke tahun di bulan Maret – melonjak melewati 5,9 persen yang diperkirakan oleh Reuters untuk mencatat pertumbuhan tercepat sejak Juli 2014.

Penjualan ritel untuk Maret tumbuh sebesar 8,7 persen tahun-ke-tahun, mengalahkan proyeksi Reuters sebesar 8,4 persen.

Investasi aset tetap pada kuartal pertama meningkat 6,3 persen tahun-ke-tahun, sesuai dengan harapan.

Investor telah memperhatikan kesehatan ekonomi Tiongkok sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, di tengah sengketa perdagangan Beijing dengan Washington. Angka PDB resmi diikuti secara luas, tetapi banyak ahli telah lama menyatakan skeptis tentang kebenaran laporan China.

Meskipun ada sejumlah sinyal positif, ekonomi China masih menghadapi tekanan dari lingkungan eksternal, kata juru bicara Biro Statistik Nasional China.

Sebelum rilis data resmi hari Rabu, sejumlah indikator baru-baru ini yang disusun secara pribadi dan dari sumber-sumber resmi menunjukkan perbaikan dalam ekonomi Tiongkok, sebagian berkat langkah-langkah stimulus Beijing. Pada bulan Maret, China melaporkan ekspor yang jauh lebih tinggi dari yang diharapkan, dan ekspansi tak terduga dalam aktivitas manufaktur negara itu.

Itu membuat beberapa ahli menyarankan bahwa ekonomi Tiongkok mungkin telah mencapai titik terendah dan sekarang mulai pulih.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here