Harga Emas Menguat Karena Aksi “Short-Covering” & “Bargain-Buying”

224

(Vibiznews-Commodity) Harga emas naik sedikit pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Rabu kemarin, karena aksi “short-covering” di pasar berjangka dan sebagian “bargain buying” di pasar tunai. Harga emas turun ke kerendahan hampir empat bulan pada hari Selasa. Sikap para trader dan investor yang “risk-on” beberapa minggu belakangan ini terus membuat uang mengalir ke saham  yang menekan metal “safe-haven”.

Emas berjangka bulan Juni terakhir naik $1.90 per ons pada $1,279.10. Perak Comex bulan Mei terakhir naik $0.065 pada $14.975 per ons.

Indeks saham Asia dan Eropa kebanyakan naik semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.

Laporan Gross Domestic Product (GDP) Cina muncul pada hari Rabu dengan menunjukkan angka yang sedikit lebih baik daripada yang diperkirakan 6.4% pada kuartal pertama, YoY. Produksi industry dan penjualan eceran yang menguat disebutkan sebagai yang mendorong naiknya GDP. Kebanyakan orang memperkirakan angka yang bagus bagi pertumbuhan GDP Cina sebesar 6% setahun. Laporan ini baik bagi pasar metal, karena mengandung arti permintaan yang lebih baik untuk komoditas mentah yang datang dari negara importer komoditi mentah terbesar di dunia.

Suatu perubahan yang penting dalam psikologi pasar telah terjadi selama beberapa minggu yang lalu. Imbal hasil obligasi pemerintah pada negara-negara dengan ekonomi utama sedang naik, setelah mengalami penurunan imbal hasil dalam dua bulan pertama dari tahun ini. Ini sebagian disebabkan karena sedikitnya keengganan terhadap resiko di pasar yang membuat uang mengalir ke pasar saham, yang pada gilirannya memicu kenaikan imbal hasil untuk menarik minat beli dari para investor.

Hal kunci diluar pasar adalah melemahnya indeks dolar AS. Sementara itu, harga minyak mentah Nymex naik dan diperdagangkan disekitar $64.50 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid pada $1,300.00 setelah melewati $1,284.90 dan kemudian $1,291.70. Sebaliknya obyektif penurunan harga emas selanjutnya adalah menembus “support” yang solid pada $1,250.00 setelah melewati $1,275.50 dan kemudian $1,291.70.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here