Dolar AS Libur Paskah Berpotensi Lemah Oleh Profit Taking

737

(Vibiznews – Forex) – Dolar AS masih stabil terhadap semua mata uang utama rivalnya pada hari Jumat (19/04) sesi Asia meskipun secara teknikal bergerak lemah setelah mencapai posisi tertinggi 2-1/2 minggu pada perdagangan semalam karena data ekonomi AS yang kuat, sementara kurs euro ambruk oleh aktivitas manufaktur yang lemah di Eropa.

Banyak pasar keuangan tutup untuk libur Paskah Jumat Agung, namun pasar mata uang tetap terbuka tetapi volume perdagangan diperkirakan akan sangat sedikit. Pasar saham Amerika juga yang biasa di buka pada sesi malam tutup.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama lainnya sedang terkoreksi turun  0,07 persen ke posisi 97,40 dan sempat naik ke posisi 97,47. Indeks dibuka di sesi Asia pada posisi  97.45 setelah perdagangan sebelumnya ditutup pada posisi 97.46.

Perdagangan forex sesi Amerika semalam, posisi dolar AS melonjak tinggi setelah Departemen Perdagangan AS mengungkapkan dalam laporan yang dirilis beberapa saat lalu bahwa penjualan ritel di AS melonjak jauh lebih dari yang diperkirakan pada bulan Maret. Data penjualan ritel melonjak 1,6 persen pada Maret setelah turun 0,2 persen pada Februari. Kenaikan data  disebabkan oleh lonjakan penjualan oleh kendaraan bermotor dan dealer suku cadang, yang meroket 3,1 persen pada Maret setelah turun 0,1 persen pada Februari.

Kekuatan ekonomi diperkuat juga oleh data yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam hampir 50 tahun pekan lalu.

Melihat posisi rival utama dolar di eropa, kurs euro jatuh terhadap dolar ke level 1,1226, level terendah dalam 1,5 minggu, setelah data yang lebih buruk dari perkiraan dari ekonomi terbesar Eropa.  Aktivitas di sektor manufaktur Jerman menyusut untuk bulan keempat berturut-turut pada bulan April.

Sebaliknya, data ekonomi Eropa yang lemah mendorong yen lebih tinggi ke level tertinggi satu minggu di 111,765 yen pada satu titiksemalam. Kini posisi yen terpantau menguat 0,02 persen terhadap dolar AS ke posisi 111.93.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pergerakan indeks dolar selanjutnya hingga akhir sesi Amerika, akan bergerak turun menuju posisi  supportnya di 97.10 – 96.76. Dan jika menguat kembali akan naik ke posisi resistennya di 97.60 – 97.86.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here