IHSG Awal Pekan Tergerus 92 Poin ke 6414; Sektor Aneka Industri Terjun 3%

368

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pasar awal pekan Senin sore ini (22/04) terpantau tergerus cukup dalam 1,42% atau -92,478 poin ke level 6.414,743 setelah dibuka naik ke level 6.511,086. IHSG tampak tergerus profit taking setelah lonjakan tajam akhir minggu lalu paska quick count pilpres, sementara bursa kawasan Asia hari ini umumnya variatif di tengah sejumlah pasar yang tutup libur.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau melemah 0,23% ke level Rp 14.075, sedangkan dollar AS di pasar uang Eropa agak terkoreksi setelah gain sebelumnya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.042.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau naik tipis 3,86 poin atau 0,05% ke level 6.511,086. Indeks LQ45 naik 0,88 poin atau 0,09% ke level 1.030,998. Siang ini di penutupan sesi pertama IHSG melemah signifikan 89,82 poin (1,38%) ke level 6.417,396. Sedangkan indeks LQ45 turun 17,98 poin (1,75%) ke level 1.012,134.

IHSG kemudian terus tertahan di zona merah tergerus profit taking, dan di akhir sesi ditutup melemah 1,42% atau -92,478 poin ke level 6.414,743. Indeks LQ45 turun 17,563 poin (1,70%) ke level 1.012,554. Hari ini semua dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor aneka industri yang merosot 3,56%, diikuti sektor consumer yang turun 2,77%.

Tercatat sebanyak 124 saham naik, 282 saham turun dan 117 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 401.866 kali transaksi sebanyak 16,03 miliar lembar saham senilai Rp 11,08 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,08% dan Indeks Hang Seng yang libur.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Sampoerna (HMSP) -5,23%, Astra International (ASII) -4,14%, Gudang Garam (GGRM) -3,41%, dan Antam (ANTM) -3,39%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dihantam aksi ambil untung terutama dari investor asing oleh lonjakan saham pada Kamis lalu paska quick count yang sempat menembus 6600, sementara bursa regional Asia mixed dalam pasar yang sepi karena libur panjang Paskah. Berikutnya IHSG kemungkinan akan agak tertekan tetapi setelah itu berpeluang rebound, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.636 dan 6.693. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.339, dan bila tembus ke level 6.302.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here