Keuntungan Bursa Amerika Pecah, Saham Boeing Pukul Dow Jones

297

(Vibiznews – Index) – Perdagangan  saham Amerika awal pekan di bursa Wall Street pulih dari posisi awal yang lemah tetapi menunjukkan kurangnya arah selama sesi perdagangan dengan indeks bursa utama bolak-balik melintasi garis yang tidak berubah secara teknikal. Masih banyak tutupnya bursa utama dunia oleh liburan Paskah berkontribusi pada pergerakan indeks diatas.

Penutupan perdagangan saham beberapa saat lalu Selasa (23/04), indeks  Dow Jones turun 48,49 poin atau 0,2 persen menjadi 26.511,05 dengan tekanan paling besar anjloknya saham Boeing. Indeks  S&P 500 naik 2,94 poin atau 0,1 persen menjadi 2.907,97, yang mendapat dukungan kuat dari saham-saham energy. Lalu indeks  Nasdaq naik 17,21 poin atau 0,2 persen menjadi 8.015,27.

Perdagangan berombak di bursa Wall Street terjadi karena investor tampak enggan untuk membuat langkah signifikan menjelang rilis laporan pendapatan dari perusahaan-perusahaan besar dalam beberapa hari mendatang. Coca-Cola (KO), Procter & Gamble (PG), Boeing (BA), Facebook (FB), Microsoft (MSFT), Amazon (AMZN), Intel (INTC), dan Exxon Mobil (XOM) hanyalah beberapa dari beberapa perusahaan akan melaporkan hasil kuartalan mereka minggu ini.

Kontribusi buruk saham Boeing yang paling besar terhadap kerugian Dow Jones karena saham anjlok 1,3% setelah The New York Times melaporkan bahwa para pekerja di pabrik jet 787  telah mengeluh tentang produksi yang buruk dan praktik keselamatan yang buruk.

Secara sektoral sebagian besar sektor utama mengakhiri sesi dengan hanya menunjukkan pergerakan sederhana, kecuali saham energi bergerak naik tajam yang  diuntungkan oleh kenaikan tajam  harga minyak mentah.

Harga minyak mentah berjangka untuk pengiriman Mei melonjak $1,70 menjadi $ 65,70 per barel di tengah berita Presiden Donald Trump tidak akan lagi memberikan keringanan sanksi kepada segelintir pembeli minyak Iran.

Di sisi lain, saham emas menunjukkan pergerakan negatif yang signifikan  sehingga menyeret Indeks Bug Emas NYSE Arca turun sebesar 1,9 persen. Saham baja, perangkat keras komputer, demikian juga saham perumahan alami kelemahan yang menonjol setelah data penjualan rumah yang mengecewakan.

National Association of Realtors merilis laporan yang menunjukkan kemunduran signifikan dalam penjualan rumah yang ada di bulan Maret,   turun 4,9 persen ke tingkat tahunan 5,21 juta pada bulan Maret setelah melonjak 11,2 persen ke tingkat  5,48 juta pada Februari.

 

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 
SHARE
Previous articleHarga Emas Naik Karena Permintaan Safe-Haven
Next articleEUR/USD Menyentuh Ketinggian Baru Disekitar 1.1260
Jul Allens is Editor in Vibiznews.com and as Senior Commodity Researcher of Vibiz Research Center, that makes market analysis (fundamental & technical) and research of global commodities. Since 2004 he has also active as a national leadership trainer - Vibiz Learning Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here