Kekuatan Awal Bursa Asia Terpangkas, Saham Pasifik Cetak Rekor

191

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham bursa kawasan Asia Pasifik hari Rabu (24/04)  diperdagangkan lebih tinggi imbas perdagangan yang kuat di bursa saham Amerika dengan indeks S&P500 dan Nasdaq mencetak rekor tinggi oleh sentimen laporan pendapatan yang mengesankan.

Lihat: Saham Amerika Diserbu Pasar, S&P500 dan Nasdaq Cetak Rekor Tinggi

Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225 yang dibuka  naik 0,28% melemah kembali yang ditekan oleh  oleh anjloknya saham Nissan Motor  hingga 2,5% setelah pemberitaan perusahaan akan memangkas prospek pendapatan untuk tahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret.

Bursa saham China Daratan yang menguat diawal perdagangan kini tertekan kembali dengan indeks komposit Shanghai tergelincir 0,30 persen . Demikian juga indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong yang pada awal sesi dalam penguatan, turun kembali cukup signifikan dengan pelemahan 0,78 persen karena saham China Construction Bank yang terdaftar di Hong Kong turun 0,27 persen.

Indeks Kospi di bursa saham Korea Selatan turun 0,97 persen dengan dengan saham pembuat chip SK Hynix anjlok sahamnya lebih dari 2%, demikian juga saham industri kelas berat Samsung Electronics mengalami penurunan  lebih dari 1,9 persen.

Namun terjadi penguatan yang signfikan di bursa kawasan pasifik, indeks ASX 200 naik 1.01 persen ke posisi 6382 yang merupakan posisi tertinggi lebih dari 10 tahun dengan semua sektor rally. Demikian bursa saham New Zealand bergerak naik dengan kenaikan indeks NZX 50 0,59 persen.

Untuk perdagangan bursa saham Indonesia di bursa Jakarta alami profit taking setelah perdagangan sebelumnya ditutup sangat kuat, kini indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,12 persen ke posisi 6454.78. Tekanan kuat indeks dipicu oleh anjloknya saham-saham unggulan sektor saham agri dan industri dasar.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here