Bursa Amerika 2 Hari Berturut Untung Oleh Sikap Presiden Trump

242

(Vibiznews – Index) – Setelah berhasil meredam sentimen perang dagang AS-China pada perdagangan sebelumnya, saham-saham Amerika terus bergerak mencetak untung dengan kenaikan yang signifikan pada akhir perdagangan di bursa Wall Street beberapa saat lalu hari Kamis (16/05).

Indeks utama bursa mengakhiri sesi dari level terbaik mereka dan masih kuat di wilayah positif. Indeks Dow Jones  naik 115,97 poin atau 0,5 persen menjadi 25.648,02, Nasdaq melonjak 87,65 poin atau 1,1 persen menjadi 7.822,15 dan S&P 500 naik 16,55 poin atau 0,6 persen menjadi 2.850,96.

Kekuatan saham yang muncul di bursa Wall Street mencerminkan reaksi positif terhadap laporan bahwa Presiden Donald Trump berencana untuk menunda pengenaan tarif yang tajam pada impor mobil.

Laporan media mengindikasikan rencana Trump untuk menunda pengenaan tarif import otomotif hingga enam bulan untuk memungkinkan negosiasi berlanjut. Presiden AS Donald Trump menghadapi tenggat waktu 18 Mei untuk memutuskan apakah akan memberlakukan  tarif sebanyak 25 persen pada mobil dan suku cadang impor karena masalah keamanan nasional.

Perdagangan saham pada awalnya berada di bawah tekanan setelah rilis laporan dari Departemen Perdagangan yang menunjukkan kemunduran tak terduga dalam penjualan ritel AS di bulan April. Penjualan ritel turun 0,2 persen pada April setelah melonjak 1,7 persen pada Maret.

Tidak termasuk penurunan tajam dalam penjualan mobil, penjualan ritel naik 0,1 persen pada April setelah melonjak 1,3 persen pada Maret, meskipun penjualan ex-otomotif diperkirakan naik 0,7 persen.

Sentimen negatif juga dihasilkan sebagai reaksi terhadap laporan Federal Reserve yang menunjukkan penurunan tak terduga dalam produksi industri pada bulan April. Produksi industri turun 0,5 persen pada April menyusul kenaikan 0,2 persen pada Maret.

Sementara itu, laporan terpisah dari National Association of Home Builders (NAHB) menunjukkan kepercayaan pemilik rumah telah meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Mei dengan indeks naik menjadi 66 di Mei dari 63 di April.

Untuk pergerakan saham secara sektoral,  saham perangkat keras komputer menghasilkan kinerja terbaik dengan NYSE Arca Computer Hardware Index naik 1,6 persen. Saham semikonduktor, ritel, dan perangkat lunak juga berhasil cetak untung, sementara itu sebaliknya terjadi kelemahan pada saham sektor keuangan.

Kekuatan signifikan juga muncul di antara saham-saham layanan minyak, sebagaimana tercermin oleh kenaikan 1,2 persen yang dicetak oleh Philadelphia Oil Service Index. Indeks naik merespon kenaikan harga minyak mentah.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here