Harga Emas Terkoreksi Karena Saham AS Rebound & Rilis Data AS Bagus

285

(Vibiznews-Commodity) Harga emas dan perak turun secara moderat pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis. Rebound di dalam pasar saham AS pada minggu ini telah mendorong minat terhadap resiko dari para trader dan investor, yang berarti “bearish” bagi metal “safe-haven”. Selain itu, sekumpulan dari data ekonomi AS yang dirilis menguat ikut mendorong harga emas turun dari level semalam. Menguatnya indeks dolar AS juga menjadi faktor yang negatif bagi pasar metal berharga.

Emas berjangka bulan Juni terakhir turun $6.00 per ons pada $1,291.80. Perak Comex bulan Juli terakhir turun $0.052 pada $14.76 per ons.

Emas melanjutkan kerugiannya dan menyentuh kerendahan harian yang baru setelah rilis data ekonomi AS yang kuat yang termasuk kenaikan yang solid di dalam penjualan rumah dan suatu angka yang sangat baik dari survey bisnis Fed Philadelphia. Klaim pengangguran mingguan juga turun secara solid.

Pasar saham dunia bercampur ke melemah semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Setelah penurunan pada hari Senin yang mendorong indeks saham AS ke kerendahan selama enam minggu, indeks saham AS sekarang telah mengalami pemulihan yang solid.

Hal yang paling kelihatan di pasar pada minggu ini adalah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah yang disebabkan karena melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia. Perang dagang AS-Cina yang paling bisa disalahkan untuk kekuatiran diatas.

Perdagangan AS-Cina terus menjadi tema di pasar dunia. Satu hari kedua belah pihak bersemangat atas kesepakatan yang sedang dibuat. Pada hari lainnya nada mereka tidak berpengharapan. Hal yang sedemikian membuat pasar menjadi sangat tidak pasti.

Hal kunci diluar dari pasar adalah menguatnya harga minyak mentah Nymex dan diperdagangkan disekitar $62.50 per barel.

Secara tehnikal, obyektif kenaikan harga emas selanjutnya adalah menembus “resistance” yang solid di $1,314.70 setelah melewati $1,300.00 dan kemudian $1,304.20.  Sebaliknya obyektif penurunan harga emas adalah menembus “support” yang solid di $1,267.30 setelah melewati $1,290.00 dan kemudian 1,282,40.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here