GBP/USD Mengkonsolidasikan Kerugiannya Ditengah Pesimisme Brexit

165

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan dikerendahan 1.2700 an, mendekati ke level terendah sejak bulan Januari. Perdana Menteri May bersiap untuk mempresentasikan rencana yang baru setelah pembicaraan lintas partai gagal dan penerusnya sedang menunggu pengunduran dirinya.

Suatu rencana yang berani itulah yang akan ditawarkan oleh PM Inggris Theresa May kepada anggota parlemen di dalam usaha terakhirnya untuk membuat Inggris bisa keluar dari Uni Eropa dan mengamankan kedudukannya. Setelah para penentangnya menunjukkan pintu keluar kepadanya pada minggu lalu, dia berjanji untuk membuka tawaran baru sehubungan dengan peraturan Brexit.

GBP/USD sempat memberikan benefit kepada May dengan tidak memperpanjang kejatuhannya dan sedikit pulih. Namun, itu kemungkinan hanya pergerakan naik sebentar saja dengan sulitnya untuk melihat bagaimana anggota parlemen akan mendukung suatu kesepakatan, khususnya dipimpin oleh pemerintah yang sudah dalam hari-hari terakhirnya.

Kandidat pengganti Theresa May yang terdepan adalah bekas menteri luarnegeri Boris Johnson, yang adalah pendukung setia Brexit yang tidak disukai oleh pasar Poundsterling. Namun, Johnson bisa membuat kejutan dan Poundsterling tidak harus terpukul. Meskipun demikian hasilnhya masih memerlukan waktu.

Kedua partai, baik pemerintah dengan partai Konservatifnya maupun oposisi dengan partai Buruhnya mengalami sedang dalam ancaman akan mengalami kekalahan yang signifikan di dalam pemilihan Eropa minggu ini

Pasar yang lebih luas tetap kuatir dengan perang dagang yang terus berkelanjutan antara AS dengan Cina. Google dan perusahaan AS lainnya taat dengan blacklist yang dikeluarkan pemerintah AS atas Huawei Cina. Keputusan ini meningkatan sentimen yang sudah negatif setelah negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini mengumumkan penambahan tarif satu dengan yang lainnya.

Saat ini GBP/USD diperdagangkan di 1.2730, apabila turun maka akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2711 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.2670 dan kemudian 1.2610. Sebaliknya apabila naik maka akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2775 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2830 dan kemudian 1.2870.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here