Outlook Penggerak Pasar Forex Minggu Ini

158

(Vibiznews-Forex) Perang dagang antara AS dengan Cina memburuk setelah Cina membalas dan pasar bergetar. Apa selanjutnya? Terlepas dari perdagangan dan Brexit, risalah pertemuan FOMC, order “durable goods”, dan event-event lainnya akan menggerakkan pasar. Berikut ini adalah outlook penggerak pasar forex minggu ini sebagaimana yang dikeluarkan oleh forex crunch.

 

 

  1. Inflasi Inggris: Rabu, 15:30. Pergerakan harga konsumen telah menurun dalam bulan-bulan belakangan ini, dengan inflasi umum jatuh ke 1.9% yoy. CPI inti berada pada level yang sama pada bulan Maret, pada 1.8%. Setiap kenaikan inflasi akan meningkatkan kemungkinan kenaikan tingkat bunga oleh BOE, dengan asumsi Brexit selesai.
  2. Risalah pertemuan FOMC: Kamis, 01:00. Federal Reserve tetap mempertahankan tingkat bunganya tidak berubah pada bulan Mei dan tidak memberikan tanda-tanda akan memangkas tingkat bunga, berlawanan dengan ekspektasi para investor. Gubernur Fed Jerome Powell mendesak bahwa faktor dibelakang inflasi yang rendah adalah sementara dan menyoroti indikator ekonomi yang bagus. Setelah itu, baik laporan pekerjaan maupun laporan inflasi memang bagus. Sementara risalah pertemuan dibuat sebelum perang dagang menyala, penting untuk dicatat bahwa itu disusun sampai momen yang terbaru dan dibuat untuk konsumsi pasar. Risalahnya kemungkinan akan lebih “dovish” daripada komentar Powell sebelumnya, memberikan ketenangan kepada pasar. Kita juga kemungkinan akan melihat beberapa anggota menginginkan pemotongan tingkat bunga pada tahun ini.
  3. PMI zona Euro: Kamis. Indikator yang paling signifikan adalah manufacturing purchasing managers’ index Jerman. Pada bulan Mei 44.4, menunjukkan bahwa lokomotif zona euro ini sedang mengalami kontraksi cukup substansial. Setiap angka dibawah 50 menunjukkan kontraksi. Sektor jasa lebih baik berada pada 52.8. Pasar menginginkan melihat perbaikan sekarang.
  4. Risalah pertemuan ECB: Kamis, 18:30. European Central Bank tidak mengubah kebijakannya namun mengulangi bahwa resiko sedang mengarah turun. Sementara indikator ekonomi membaik, ketidakpastian tetap tinggi ditengah perang dagang AS-Cina, Brexit dan faktor-faktor lainnya. Dokumen kemungkinan akan mengulangi outlook yang hati-hati.
  5. Pemilihan Eropa: Kamis-Minggu. Penduduk dari 28 anggota termasuk Inggris akan mengadakan pemungutan suara di dalam parlemen Eropa yang baru. Partai-partai anti imigrasi dan euroskeptic diperkirakan akan mendapatkan kemenangan besar setelah lima tahun penuh goncangan dimana ada krisis imigrasi, Brexit, kebangkitan Donald Trump, meningkatnya employment, namun disertai dengan ketidakpastian mengenai masa yang akan datang. Kemenangan yang substansial buat partai-partai radikal ini akan membebani euro. Fokus yang spesial ada pada pemungutan suara di Inggris. Jika partai Konservatif yang sedang memerintah muncul dengan hasil yang buruk, tekanan terhadap PM Theresa May untuk mengundurkan diri akan meningkat. Hasil yang tidak impresif bagi oposisi Buruh juga akan meningkatkan perpecahan internal. Pemungutan suara ini bisa jadi akan membuat titik balik di dalam proses Brexit yang tidak pernah selesai.
  6. Order “durable goods” AS: Jumat, 19:30. Data investasi selalu muncul belakangan dibandingkan dengan data ekonomi AS yang lainnya. Sekarang akan dirilis data untuk bulan Apri dan akan memberikan gambaran yang lebih baik terhadap pertumbuhan GDP pada kuartal kedua. Order inti naik 2.7% pada bulan Maret namun angka inti hanya naik 0.4%. Fokus tetap pada angka inti disebabkan volatilitas yang tinggi dari data umum, yang banyak dipengaruhi oleh penjualan pesawat.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here