Rupiah Kamis Masih Lemah ke Rp14.508/USD; Dollar Asia Mendekati 1 Bulan Terkuatnya

322

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis pagi ini (23/05), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah, di tengah gejolak politik yang diwarnai kericuhan demonstrasi di sekitar Bawaslu, sementara dollar AS di pasar Asia terlihat menanjak setelah loss di sesi global semalam sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,12% ke level Rp 14.508 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.480.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat di Rp 14.470, kemudian bergerak lemah sampai ke Rp14.530, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 14.508. Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar di pasar uang Asia merangkak naik setelah koreksi sebelumnya, ke level hampir 1 bulan terkuatnya di antara tensi perang dagang AS – China yang berlanjut serta menjelang rilis minutes the Fed.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi WIB ini naik ke level 97,99, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,88.

Sementara itu, IHSG Kamis di sesi pertama, terpantau rebound kuat 1,15% atau 68,215 poin ke level 6.007,851, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya melemah di antara goncangan ketidakpastian perang dagang AS – China.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini masih tetap menguat, di level hampir 5 bulan terkuatnya, dengan dollar di pasar Asia dalam tren menguat di tengah memanjangnya perang dagang. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.440 – Rp 14.610.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here