Bursa Saham Asia Masih Melempem, Bursa Indonesia Melaju Terus di 6000

341

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham di banyak bursa Asia akhir pekan hari Jumat (24/05) terpantau masih melempem dengan banyaknya saham-saham unggulan dijual sangat signifikan. Kondisi ini masih disebabkan kekhawatiran pasar akan ketegangan perang dagang AS-China. Namun tampak bursa China dan Indonesia yang bergerak positif.

Bursa saham China Daratan yang  naik sejak awal perdagangan, kini indeks komposit Shanghai menguat 0,24%, dan komposit Shenzhen naik 0,19%. Demikian juga indeks Hang Seng bursa saham Hong Kong naik 0,17%.

Di bursa saham Jepang, indeks Nikkei 225 memangkas beberapa kerugian dari sebelumnya dengan turun 0,60% yang mendapat tekanan jual sangat besar dari saham-saham eksportir dikarenakan penguatan yen Jepang.

Perdagangan saham di Korea Selatan alami pelemahan yang cukup signfikan  dengan indeks Kospi turun 0,59% dengan tekanan kuat dari anjloknya saham SK Hynix lebih dari 1 persen dan saham Samsung Electronics turun lebih dari 2 persen.

Di Jepang, patokan Nikkei 225 0,57% sementara indeks Topix turun 0,21%. Kospi Korea Selatan turun 0,59%. ASX 200 Australia lebih rendah 0,67% karena subindeks keuangan yang sangat berat turun 0,84%.

Demikian di kawasan Pasifik terjadi pergerakan yang lemah dengan bursa saham Australia  dan  bursa saham New Zealand sama-sama masuk zona merah. Indeks ASX200 anjlok 0,66% oleh tekanan jual saham unggulan sektor perbankan. Indeks NZX 50 melemah 0,42%.

Dan untuk perdagangan bursa saham Indonesia di bursa Jakarta masih menguat, dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,25 persen ke posisi 6047.76. Support kuat indeks dipicu oleh lonjakan  saham-saham unggulan sektor infrastruktur dan consumer.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here