GBP/USD Menyentuh Kerendahan Selama 4 Bulan Karena Kekacauan Politik

233

(Vibiznews-Forex) GBP/USD menyentuh kerendahan empat bulan dekat 1.2600. Perdana Menteri Inggris Theresa May masih berkuasa namun kemungkinan tidak akan lama lagi. Dia dipaksa untuk tidak mempresentasikan kesepakatan Brexit yang barunya. Inggris ikut di dalam pemungutan suara Eropa.

Theresa May masih Perdana Menteri Inggris, namun kemungkinan tidak lama lagi. Pemimpin Inggris ini telah mengalami hari-hari yang melelahkan dimana dia menghadapi tekanan yang besar untuk berhenti dari para pendukungnya dan rekan-rekannya .

Anggota dari partai Konservatifnya tidak puas dengan kepemimpinannya dan usulannya yang terbaru mengenai Brexit nampaknya menjadi pemicu. Di dalam kesepakatan itu, Perdana Menteri May membuka pintu untuk referendum kedua dan “customs union”. Banyak dari koleganya tidak bisa menerima usulan ini.

Pada saat ini, Theresa May berniat mempublikasikan undang-undang yang baru Withdrawal Agreement Bill (WAB) pada hari Jumat, setelah pemungutan suara Inggris di dalam pemilihan Parlemen Eropa. Menurut rencana awalnya, Inggris sudah harus keluar dari Uni Eropa sekarang ini, jadi tidak berpartisipasi di dalam pemungutan suara. Baik partai pemerintah dan oposisi diperkirakan akan menderita kekalahan yang sangat besar. Hasilnya akan keluar pada hari Minggu.

Poundsterling terpukul oleh ketidakpastian politik dan ketakutan bahwa Perdana Menteri May diganti dengan Boris Johnson. Dengan latarbelakang ini, GBP/USD kemungkinan akan memperpanjang kejatuhannya.

Pasangan matauang ini juga tertekan dengan menguatnya dolar AS. Serupa dengan kesepakatan yang melawan PM May, perang dagang AS-Cina juga tetap berlangsung.

Sementara itu bank sentral nampaknya tidak kuatir. Risalah pertemuan the Fed menunjukkan bahwa sikap bersabar terhadap tingkat bunga tidak berarti pemotongan tingkat bunga dalam jangka pendek, berkebalikan dengan apa yang telah diperhitungkan pasar di dalam harga.

Di dalam semuanya GBP/USD memiliki banyak alasan untuk turun.

Secara tehnikal, penurunan GBP/USD akan bertemu dengan “support” terdekat di 1.2600 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.2530 dan akhirnya 1.2435. Sedangkan kenaikannya akan bertemu dengan “resistance” terdekat 1.2660 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2685 dan akhirnya 1.2710.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here