Bursa Asia 11 Juni Menguat; Bursa China Terangkat Pengembangan Infrastruktur

416

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Asia menguat hari Selasa (11/06). Bursa Saham di daratan China melonjak terbantu sinyal peningkatan infrastruktur dari Beijing mengatasi komentar dari Presiden AS Donald Trump tentang perang perdagangan yang sedang berlangsung antara kedua negara.

Indeks Shanghai naik 2,58% menjadi ditutup pada 2.925,72 dan indeks Shenzhen melonjak 3,708% menjadi ditutup pada 1.538,23.

Pergerakan di daratan terjadi setelah kantor berita negara Xinhua melaporkan Senin bahwa China akan memungkinkan pemerintah daerah untuk menggunakan obligasi khusus untuk membiayai proyek investasi tertentu.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng bertambah 0,76%, pada 27789,34. Saham China Construction Bank yang terdaftar di Hong Kong naik 1,43%.

Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup 0,33% lebih tinggi menjadi ditutup pada 21.204,28, sementara indeks Topix menambahkan 0,54% untuk menyelesaikan hari perdagangannya di 1.561,32.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,59% menjadi ditutup pada 2.111,81 dengan saham LG Electronics melonjak 6,03%.

Di Australia, saham diperdagangkan lebih tinggi setelah kembali dari liburan. Indeks ASX 200 naik 1,59% menjadi ditutup pada 6.546,30 karena sebagian besar sektor naik.

Presiden A.S. mengkonfirmasi bahwa lebih banyak tarif untuk barang-barang China akan diberlakukan jika Presiden China Xi Jinping gagal menghadiri pertemuan G-20 mendatang. Presiden sebelumnya mengancam akan mengenakan pungutan lagi atas barang-barang Tiongkok senilai $ 300 miliar jika perjanjian perdagangan tidak segera tercapai.

Pekan lalu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan bertindak sesuai untuk mempertahankan ekspansi setelah memantau dengan cermat dampak perkembangan seputar negosiasi perdagangan dan hal-hal lain.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya bursa Asia akan mencermati pergerakan Wall Street, juga jika ketegangan perdagangan AS-China semakin meningkat akan menekan bursa Asia.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here