Harga Minyak Anjlok 2 Persen Terganjal Peningkatan Pasokan AS

522

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak merosot pada hari Rabu (12/06) setelah peningkatan besar dalam pasokan minyak mentah AS untuk minggu kedua berturut-turut.

Persediaan minyak mentah komersial AS naik 2,2 juta barel dalam sepekan hingga 7 Juni, menurut Administrasi Informasi Energi AS. Analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan pasokan turun 481.000 barel.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun $ 1,37, atau 2,6%, menjadi $ 51,90 per barel. WTI turun ke $ 51,46 di awal sesi.

Harga minyak mentah berjangka Brentturun $ 1,25, atau 2%, pada $ 61,04 sekitar 11:20 ET (1520 GMT). Brent mencapai level terendah sesi di $ 60,30 dalam perdagangan dini hari.

Minyak mentah berjangka jatuh ke level terendah hampir lima bulan minggu lalu setelah angka EIA menunjukkan pasokan minyak mentah melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2017. Brent sekarang turun 19% dari level tertinggi 2019 pada April, sementara WTI diperdagangkan 22% lebih rendah dari yang sama periode.

Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa menyatakan akan mengadakan negosiasi sampai Beijing setuju untuk kembali ke ketentuan negosiasi yang ditetapkan sebelumnya dalam pembicaraan perdagangan.

EIA pada Selasa memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global menjadi sekitar 1,2 juta barel per hari pada 2019, turun dari proyeksi bulan lalu sekitar 1,4 juta barel per hari. OPEC dan Badan Energi Internasional dijadwalkan untuk memperbarui prospek permintaan mereka masing-masing pada hari Kamis dan Jumat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah berpotensi lemah setelah terjadi peningkatan pasokan mingguan AS. Menurunnya permintaan juga memberikan sentimen bearish bagi minyak. Harga minyak diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 51,40-$ 50,90, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 52,40-$ 52,90.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here