Harga Minyak Brent Melompat Karena Ledakan Tanker di Wilayah Teluk

260

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah acuan internasional atau minyak Brent tiba-tiba melonjak setinggi 4% pada perdagangan sesi Eropa Kamis (13/06) merespon berita ledakan kapal tanker di Teluk Oman di dekat garis pantai Iran, tetapi kemudian pasar lakukan profit taking.

Harga minyak Brent kini sedang naik 2,97% atau $1,77 ke posisi $61.81, sedang harga minyak WTI AS naik 2,48% atau $1,27 ke posisi $52.47.

Tanker minyak Front Altair dan Kokuka Courageous telah mengalami kerusakan akibat kebakaran yang signifikan dan krunya telah dievakuasi, menurut beberapa agen pengiriman dan sumber penyewaan. Kokuka Courageous, sebuah kapal tanker kimia yang dimuat di Arab Saudi dan sedang dalam perjalanan ke Singapura, terbakar pada saat yang sama dengan Front Altair.

Penyebab kebakaran masih belum jelas, tetapi telah memicu kekhawatiran serangan dan datang hanya beberapa minggu setelah dugaan sabotase kapal di wilayah tersebut. Seorang perwakilan untuk Manajemen Kapal BSM, manajer Kokuka yang berbasis di Singapura, mengatakan 21 awak telah meninggalkan kapal karena  insiden  yang merusak lambung kanan kapal. Mereka dengan cepat diselamatkan dari sekoci oleh kapal terdekat, menurut juru bicara perusahaan.

Kapal itu kira-kira 14 mil laut di lepas pantai Iran dan 70 mil laut dari pantai Fujairah Uni Emirat Arab, yang merupakan tempat dugaan serangan sabotase terhadap empat kapal tanker pada awal Mei yang oleh pihak berwenang AS menyalahkan Iran. Iran membantah terlibat.

Operasi Pelabuhan Fujeirah adalah normal, S&P Platts dilaporkan dalam Peringatan Global Platts, mengutip sumber pengiriman.

Front Altair dijadwalkan untuk membawa kargo naptha dari Teluk Persia ke Jepang, kata Platts. Pemiliknya, Frontline, tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Seorang juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain mengatakan kepada media bahwa komandonya  mengetahui insiden itu dan sedang mencari perincian lebih lanjut.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here